Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:25 WIB
Jakarta, VIVA – Industri siniar atau podcast di Indonesia terus berkembang dan semakin mendapat perhatian di tingkat internasional. Selain menjadi medium hiburan digital, podcast juga membuka peluang ekonomi bagi kreator konten untuk menjangkau audiens yang lebih luas, termasuk di luar negeri.
Baca Juga
Perkembangan tersebut terlihat dari pencapaian podcast horor RJL 5 yang dibawakan Fajar Aditya. Podcast ini meraih penghargaan Podcast of the Year dalam The 2nd Gen Z International Podcast Festival yang digelar di Xiamen, China.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Penghargaan tersebut menjadi salah satu penanda bahwa konten buatan kreator Indonesia memiliki peluang untuk diterima oleh audiens internasional. Cerita lokal yang dikemas dengan pendekatan khas dapat menjadi daya tarik, sekaligus membuka ruang bagi pengenalan budaya Indonesia melalui platform digital.
Baca Juga
Di tengah perkembangan industri konten digital, capaian tersebut turut menyoroti potensi podcast sebagai bagian dari ekonomi kreatif. Kreator tidak hanya dituntut menghadirkan hiburan, tetapi juga membangun karakter konten yang mampu membedakan mereka dari produk sejenis.
Podcast Horor Angkat Budaya dan Kearifan Lokal
Baca Juga
Fajar Aditya mengatakan, RJL 5 memiliki pendekatan bercerita yang berbeda dari podcast horor pada umumnya. Setiap kisah mistis ditelusuri melalui perspektif antropologi, mulai dari kepercayaan masyarakat setempat, ritual adat, hingga kearifan lokal yang melatarbelakangi cerita tersebut.
Dengan pendekatan itu, kisah horor tidak sekadar disajikan untuk membangun suasana seram. Cerita tersebut juga menjadi pintu masuk untuk membahas budaya, tradisi, dan cara masyarakat memaknai lingkungan di sekitarnya.
"Cerita hantu di kampung itu sebenarnya arsip. Di dalamnya tersimpan cara orang menjaga alam, menghormati leluhur, dan mengatur hidup bersama. Kalau tidak kita rawat, jangan sampai budaya kita malah jadi tamu di negara sendiri," kata Fajar dalam keterangannya, Kamis, 8 Oktober 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Lulusan magister Antropologi Universitas Indonesia (UI) tersebut berupaya membawa RJL 5 melampaui identitasnya sebagai podcast bertema mistis. Pendengar diajak memahami alasan sebuah mitos bertahan dalam kehidupan masyarakat serta fungsi cerita tersebut dalam konteks sosial dan budaya.
Pendekatan ini membuat cerita lokal tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada audiens yang lebih luas.
Halaman Selanjutnya
Raih Penghargaan di Festival Podcast Internasional