PLN UPK Flores mengimplementasikan penggunaan B50 di PLTMG Maumere

2026/07/14

PLN UPK Flores mengimplementasikan penggunaan B50 di PLTMG Maumere

Selasa, 14 Juli 2026 20:57 WIB

Image Print

Pengimplementasian penggunaan BBM jenis B50 oleh PLN UPK Flores. ANTARA/Ho-PLN

Kupang (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Flores mengimplementasikan penggunaan Biosolar B50 di Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Maumere berkapasitas 40 megawatt (MW) sebagai bagian dari dukungan terhadap program transisi energi pemerintah.

Manager PLN UPK Flores Tri Handoko di Kupang, Selasa, mengatakan perusahaannya telah melakukan berbagai persiapan teknis untuk memastikan penggunaan bahan bakar campuran biodiesel tersebut tidak mengganggu keandalan pembangkit maupun pasokan listrik di Sistem Flores.

"Kami di unit pelaksana telah menyusun langkah-langkah mitigasi dan penyesuaian parameter mesin agar proses pembakaran Biosolar B50 berjalan optimal,” katanya.

Dia menjelaskan, seluruh tim berkomitmen penuh untuk mengawal uji coba hingga implementasi penuh secara berkala.

PLN, ujar dia, kini fokus utamanya adalah menjaga agar seluruh peralatan pembangkit tetap andal, efisien, dan aman, sehingga pasokan listrik ke Sistem Flores tetap terjaga dan tetap aman.

Ia menjelaskan Biosolar B50 merupakan bahan bakar yang terdiri atas campuran 50 persen biodiesel berbasis Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dan 50 persen minyak solar.

Menurut dia, penggunaan bahan bakar tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus mendukung pemanfaatan sumber daya energi domestik.

Deklarasi implementasi Biosolar B50 diikuti seluruh jajaran manajemen dan pegawai PLN UPK Flores sebagai bentuk kesiapan sumber daya manusia maupun infrastruktur dalam mendukung program tersebut.

General Manager PLN UIK Dwipantara Rita Triani mengatakan implementasi Biosolar B50 merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung target bauran energi nasional dan percepatan transisi menuju energi yang lebih bersih.

"Deklarasi ini adalah wujud nyata komitmen seluruh insan PLN dalam menyukseskan program strategis pemerintah. Kami memastikan bahwa setiap tahapan implementasi Biosolar B50 di lapangan berjalan dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja dan keandalan sistem,” ujar dia.

Perusahaannya, menurut Dwipantara, menargetkan mendukung pencapaian bauran energi nasional tanpa sedikit pun mengurangi kualitas layanan kelistrikan bagi masyarakat.

PLN menilai penggunaan Biosolar B50 akan memberikan sejumlah manfaat, antara lain membantu menurunkan emisi gas rumah kaca, memperkuat kemandirian energi melalui pemanfaatan biodiesel berbahan baku kelapa sawit domestik, serta mendorong pertumbuhan industri biodiesel nasional.

Melalui implementasi tersebut, PLN UIK Dwipantara berharap pengembangan pembangkit yang lebih ramah lingkungan dapat terus diperluas, sehingga mendukung penyediaan energi listrik yang andal, efisien, dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di Pulau Flores.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PLN UPK Flores implementasikan penggunaan B50 di PLTMG Maumere

Pewarta : Kornelis Kaha
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.