PGN perluas edukasi gas bumi lewat City Gas Tour 2026
Selasa, 15 September 2026 16:31 WIB
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menggelar City Gas Tour 2026 di Kota Lama Surabaya sebagai langkah memperluas edukasi pemanfaatan gas bumi kepada masyarakat, Sabtu (12/9/2026). ANTARA/HO-PGN
Yogyakarta (ANTARA) - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menggelar City Gas Tour 2026 di Kota Lama Surabaya sebagai langkah memperluas edukasi pemanfaatan gas bumi kepada masyarakat, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan yang diramaikan dengan agenda fun run, pameran UMKM, hingga sosialisasi keamanan energi ini bertujuan mendorong penggunaan gas bumi yang lebih praktis, aman, dan ramah lingkungan.
Melalui agenda tersebut, PGN juga mendukung target perluasan jaringan gas bumi (jargas) baru sebanyak 59.990 sambungan rumah di wilayah Surabaya dan Gresik hingga 2026.
General Manager PGN Sales and Operation Region (SOR) III Hedi Hedianto menyampaikan City Gas Tour menjadi ikhtiar perusahaan untuk memperkenalkan merek GasKita secara langsung kepada warga.
“City Gas Tour adalah ikhtiar kami untuk terus mempromosikan dan mengenalkan GasKita kepada masyarakat. GasKita merupakan penyaluran gas bumi melalui pipa untuk rumah tangga di perumahan-perumahan dan usaha kecil yang ada di wilayah operasional PGN,” kata Hedi.
Hedi berharap kehadiran City Gas Tour dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai gas bumi sebagai salah satu pilihan energi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Gas bumi adalah energi bersih yang tersedia 24 jam. Energi ini berasal dari bumi Indonesia sendiri, tidak impor, dan mudah-mudahan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Surabaya maupun wilayah lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Area Head PGN Surabaya, Arief Nurrachman menambahkan City Gas Tour tidak hanya mengedukasi pemanfaatan gas bumi bagi sektor rumah tangga, sektor komersial, UMKM, hingga industri, tetapi juga menekankan aspek keamanan dan keselamatan dalam penggunaan gas bumi serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga infrastruktur gas bumi yang berada di lingkungan sekitar.
Arief mengungkapkan saat ini jumlah pengguna gas bumi di Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik mencapai sekitar 61.000 pelanggan yang mencakup pelanggan rumah tangga, komersial, maupun industri.
Pembangunan jaringan gas bumi dilakukan dengan berkoordinasi bersama Pemerintah Kota Surabaya serta para pemangku kepentingan terkait. PGN juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah yang menjadi sasaran pembangunan jaringan.
“Kami berharap seluruh masyarakat Kota Surabaya bisa menyambut gembira proses pengembangan jargas dan dapat berlangganan gas PGN. Mengingat gas bumi merupakan energi bersih, ramah lingkungan, efektif, dan efisien,” ujar Arief.
Untuk tahun ini, pembangunan jaringan gas bumi menyasar sejumlah wilayah di Surabaya, meliputi Surabaya Timur, Surabaya Tengah, Surabaya Barat, serta sebagian wilayah Surabaya Utara.
Tingginya antusiasme masyarakat terhadap rencana perluasan jaringan gas bumi terbukti dari penerimaan sekitar 36.000 formulir minat berlangganan atau permintaan pemasangan jaringan gas bumi dari masyarakat hingga Agustus 2026, yang didorong alasan kemudahan dan kepraktisan bagi penggunanya.
Sindy Wahyudi, warga Jojoran, Surabaya, yang hadir dalam kegiatan City Gas Tour di Kota Lama Surabaya, mengaku telah menggunakan gas bumi selama sekitar satu tahun dan menurutnya penggunaan gas bumi membuat aktivitas memasak menjadi lebih praktis karena tidak perlu khawatir kehabisan gas.
“Kami merasakan manfaat dari penggunaan gas bumi, lebih murah dan praktis. Kami tidak lagi mengalami kebingungan karena kehabisan gas, terutama kalau malam hari. Selain itu, lebih safety,” ujar Sindy yang mengaku selama penggunaan tidak pernah ada kendala.
Pengalaman serupa disampaikan Maria, warga Rungkut Menanggal Harapan, Surabaya, yang menilai penggunaan gas bumi memberikan kenyamanan karena praktis dan tidak merepotkan.
“Menggunakan gas bumi sangat nyaman, praktis, aman, dan ekonomis. Yang paling penting, sebagai pengguna kita tidak was-was kehabisan gas, apalagi saat malam hari,” ujarnya.
Program City Gas Tour 2026 digelar di empat wilayah di Jawa Timur, yakni Surabaya, Bojonegoro, Sidoarjo, dan Probolinggo. Sidoarjo dan Probolinggo telah lebih dahulu menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan. Setelah Surabaya, rangkaian City Gas Tour 2026 akan dilanjutkan ke Bojonegoro.
Dalam pelaksanaan City Gas Tour di Surabaya, PGN juga menggandeng berbagai komunitas, salah satu kegiatan yang mendapat perhatian adalah Fun Run Night yang diikuti hampir 500 peserta dari sejumlah komunitas, termasuk komunitas Mandarin dan Bollywood.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, City Gas Tour tidak hanya menjadi sarana edukasi dan sosialisasi mengenai pemanfaatan serta keamanan gas bumi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya PGN untuk membangun kedekatan dan memperkuat kebersamaan dengan masyarakat.
Pewarta : N008
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026