Istanbul (ANTARA) - Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto mengatakan pada Jumat bahwa sebuah pesawat udara Italia terkena serangan dalam rangkaian serangan terhadap pangkalan udara di Arab Saudi.
Crosetto mengatakan dirinya mengikuti perkembangan situasi di Pangkalan Udara Ta'if, Arab Saudi, yang menjadi sasaran beberapa serangan dan terdapat personel Italia di sana sebagai bagian dari Operasi Inherent Resolve, menurut kantor berita ANSA.
Dia menegaskan bahwa tidak ada personel militer Italia yang terlibat dalam serangan tersebut.
“Selama serangan, sebuah pesawat F-2000 Italia terkena serangan. Pesawat itu berada di dalam pangkalan, di area terpencil. Tidak ada kerusakan lain pada kendaraan atau infrastruktur yang digunakan oleh personel kami,” kata Crosetto.
Dia mengatakan telah meminta penilaian lebih lanjut mengenai situasi yang terus berkembang, kondisi personel Italia, serta kemungkinan opsi operasional.
Crosetto menambahkan bahwa dirinya telah mendapat kepastian bahwa seluruh langkah keamanan untuk melindungi personel militer telah diterapkan sejak beberapa waktu lalu.
“Situasi ini dipantau dengan perhatian penuh, dengan tujuan memastikan perlindungan sepenuhnya terhadap personel kami dan menjalankan tugas dengan tanggung jawab yang diperlukan,” ujarnya.
Arab Saudi telah menghadapi serangkaian serangan rudal dan drone dalam beberapa hari terakhir yang dikaitkan dengan kelompok Houthi, di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.
Pertempuran antara pasukan pemerintah Yaman dan Houthi juga meningkat sejak awal Juli.
Bentrok yang kembali terjadi tersebut mengakhiri periode relatif tenang yang sebagian besar berlangsung sejak gencatan senjata yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mulai berlaku pada April 2022.
Sumber: Anadolu
Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.