Pertamina dan Pemprov Lampung pastikan stok BBM tersedia di Bandarlampung
Selasa, 22 September 2026 05:07 WIB
Pertamina bersama Dinas ESDM juga berdialog langsung dengan sejumlah konsumen, termasuk pengemudi transportasi online dan kurir, di SPBU 24.351.35 Jalan Ahmad Yani (ANTARA/HO-Pertamina Patra Niaga)
Pertamina Patra Niaga terus memastikan ketersediaan dan kelancaran penyaluran BBM kepada masyarakat
Bandarlampung (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Sales Area Lampung bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung melakukan monitoring penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kota Bandarlampung.
"Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok dan kelancaran pelayanan BBM kepada masyarakat," kata Kepala Dinas ESDM Provinsi Lampung, Budhi Darmawan, di Bandarlampung, Senin.
Dia mengatakan monitoring dilakukan di empat SPBU. Hasil pemantauan menunjukkan stok biosolar, pertalite, dan pertamax tersedia, sementara antrean kendaraan terpantau dalam kondisi tertib dan terkendali.
Dalam kegiatan tersebut, Pertamina bersama Dinas ESDM juga berdialog langsung dengan sejumlah konsumen, termasuk pengemudi transportasi online dan kurir, di SPBU 24.351.35 Jalan Ahmad Yani. Para konsumen tersebut menyampaikan tidak mengalami kesulitan dalam memperoleh BBM jenis pertalite.
Budhi mengatakan bahwa antrean masih ditemukan di sejumlah SPBU, namun ketersediaan BBM tetap tersedia. Berdasarkan hasil pemantauan, juga tidak ditemukan pelanggaran dalam penyaluran BBM.
“Dinas ESDM Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mengawal penyaluran BBM agar masyarakat dapat memperoleh BBM dengan mudah. Kami juga akan turut menindak apabila ditemukan penyalahgunaan di lapangan. Peningkatan kebutuhan BBM antara lain dipengaruhi migrasi konsumen dari BBM nonsubsidi akibat disparitas harga serta pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung,” ujar Budhi.
Sales Area Retail Lampung Pertamina Patra Niaga, Bima Kusuma Aji, mengatakan penyaluran Pertalite di Lampung mengalami peningkatan sejak Mei 2026. Rata-rata penyaluran meningkat sekitar 10 persen atau kurang lebih 200 kilo liter (KL) per hari, dari sekitar 2.000 KL per hari pada periode Januari–April 2026 menjadi sekitar 2.200 KL per hari sejak Mei 2026.
“Peningkatan penyaluran pertalite tidak hanya dipengaruhi perpindahan konsumen dari BBM nonsubsidi, tetapi juga sejalan dengan pertumbuhan aktivitas ekonomi di Lampung. Terdapat peningkatan kendaraan baru sekitar 21 persen dan jumlah kunjungan wisatawan sekitar 25 persen,” jelas Bima.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan Pertamina Patra Niaga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
“Pertamina Patra Niaga terus memastikan ketersediaan dan kelancaran penyaluran BBM kepada masyarakat. Kami juga memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah serta monitoring di lapangan agar pelayanan di SPBU berjalan optimal dan penyaluran BBM tepat sesuai peruntukannya,” ujar dia.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM secara wajar sesuai kebutuhan dan peruntukannya serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan, sehingga penyaluran dan pelayanan BBM kepada seluruh konsumen dapat berjalan optimal.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.