Rabu, 30 September 2026 - 17:20 WIB
VIVA – Persija Jakarta mengambil langkah hukum setelah klub dikaitkan dengan isu dugaan aliran dana dari PT Liga Indonesia Baru (LIB). Melalui PT Persija Jaya Jakarta, manajemen Persija melayangkan somasi terbuka kepada pengelola akun Instagram @murizkky. Klub meminta pihak tersebut memberikan klarifikasi sekaligus membuktikan informasi yang telah dipublikasikan.
Baca Juga
Isu tersebut mencuat setelah beredar narasi mengenai dugaan aliran dana dari PT LIB yang dikaitkan dengan Persib Bandung, kemudian disebut mengalir kepada Persija Jakarta.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Persija membantah belum menerima bukti atau dokumen yang dapat menunjukkan kebenaran informasi tersebut.
Baca Juga
“Sampai dengan somasi terbuka ini disampaikan, Persija Jakarta tidak menerima bukti atau dokumen yang menunjukkan kebenaran atas informasi tersebut,” tulis Persija melalui akun Instagram @persija, Rabu, 30 September 2026.
Dalam somasi tersebut, Persija memberikan waktu 1x24 jam kepada pengelola akun @murizkky untuk memberikan penjelasan mengenai informasi yang telah disebarkan.
Baca Juga
Persija meminta sumber informasi dan dasar yang digunakan dalam membuat narasi mengenai dugaan aliran dana tersebut. Klub juga meminta bukti atau sumber yang dapat dipertanggungjawabkan untuk mendukung informasi yang sudah diketahui publik.
Ada lima poin yang disampaikan Persija.
Pertama, pengelola akun diminta memberikan klarifikasi secara terbuka mengenai sumber dan dasar informasi yang mengaitkan Persija dengan dugaan pengalihan dana.
Kedua, Persija meminta bukti atau sumber informasi yang menjadi dasar pernyataan mengenai adanya aliran dana kepada klub.
Ketiga, apabila informasi tersebut tidak dapat dibuktikan, Persija meminta unggahan terkait dihapus dan/atau ditarik kembali.
Keempat, pengelola akun diminta menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi secara terbuka melalui akun Instagram @murizkky. Persija meminta penyebaran klarifikasi dilakukan dengan tingkat publikasi yang setara dengan unggahan sebelumnya.
Kelima, Persija meminta agar informasi yang belum terverifikasi dan berpotensi menimbulkan persepsi keliru tidak kembali disebarkan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Persija menyatakan langkah tersebut berkaitan dengan informasi mengenai transaksi keuangan dan badan usaha yang dinilai perlu didukung fakta serta sumber yang jelas.
Meski melayangkan somasi, Persija tetap menyatakan menghargai kebebasan setiap pihak dalam menyampaikan informasi maupun pendapat. Namun, klub meminta informasi yang menyangkut Persija memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.
Halaman Selanjutnya
Somasi terbuka tersebut juga disebut sebagai bentuk itikad baik dan kesempatan bagi pihak terkait untuk memberikan penjelasan sekaligus memperbaiki informasi yang telah beredar.