Peringati Kudatuli 1996, PDIP Yogyakarta perkuat demokrasi

2026/07/28

Peringati Kudatuli 1996, PDIP Yogyakarta perkuat demokrasi

Selasa, 28 Juli 2026 19:44 WIB

Image Print

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta Eko Suwanto. ANTARA/Ist

Yogyakarta (ANTARA) - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Yogyakarta memperingati 30 tahun peristiwa Kudatuli atau Kerusuhan 27 Juli 1996, Senin (27/7/2026) malam, sebagai momentum merefleksikan perjalanan demokrasi di Indonesia sekaligus menegaskan komitmen memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

Peringatan yang digelar khidmat di Kantor PDI Perjuangan Kota Yogyakarta tersebut menjadi penutup dari rangkaian kegiatan HUT partai yang sebelumnya diisi dengan pemeriksaan kesehatan lansia, penanaman pohon, simulasi penanggulangan bencana, hingga pelantikan pengurus ranting di kawasan Taman Legawong, bantaran Sungai Gajahwong.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta Eko Suwanto mengatakan peristiwa Kudatuli merupakan pengingat atas praktik otoritarianisme yang pernah terjadi di Indonesia.

"Peristiwa 27 Juli 1996 merupakan praktik nyata rezim Orde Baru dalam memberangus hak asasi manusia dan demokrasi melalui penyerangan terhadap kantor PDI Pro Mega saat itu," kata Eko Suwanto,

Menurut Eko meski telah tiga dekade berlalu, tantangan terhadap demokrasi masih terus muncul, sehingga perjuangan membela hak asasi manusia dan membangun demokrasi yang berpihak kepada rakyat tetap relevan untuk dijalankan.

"Perjuangan membela hak asasi manusia dan membangun demokrasi untuk kepentingan rakyat masih terus relevan untuk kita kerjakan," kata Eko Suwanto.

Eko mengajak seluruh kader mulai dari pengurus DPC, PAC hingga ranting untuk menjadikan semangat Kudatuli sebagai pijakan memperkuat demokrasi melalui peningkatan partisipasi masyarakat serta mencegah berbagai bentuk pelanggaran hak asasi manusia dan demokrasi.

PDI Perjuangan Kota Yogyakarta saat ini memiliki modal politik yang lengkap, mulai dari struktur organisasi partai, fraksi di DPRD Kota Yogyakarta hingga kepemimpinan di Pemerintah Kota Yogyakarta.

"Komitmen PDI Perjuangan jelas menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Amanat perjuangan Kudatuli harus diwujudkan dengan melawan segala bentuk penindasan dan membahagiakan hati rakyat melalui program-program nyata," kata Eko Suwanto.

Ditegaskan ada lima prioritas yang terus didorong PDI Perjuangan bersama Pemerintah Kota Yogyakarta, yakni penanggulangan pengangguran dan kemiskinan, percepatan penurunan stunting, penyelesaian persoalan sampah, pembenahan transportasi dan rekayasa lalu lintas, serta penyediaan hunian layak melalui program Bedah Rumah.

"Komitmen kita, upaya memperjuangkan demokrasi seratus persen untuk kesejahteraan masyarakat dan seratus persen untuk membahagiakan hati rakyat," kata Eko Suwanto.

Peringatan 30 tahun Kudatuli tersebut juga dihadiri Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta Wisnu Sabdonoputro serta perwakilan DPD PDI Perjuangan DIY, RB Dwi Wahyu Budiantoro.

Pewarta : N008
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026