AKURAT.CO Pemerintah melakukan penyesuaian terhadap sejumlah penerbangan menuju Jakarta, menyusul dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Sebagian penerbangan, terutama maskapai Garuda Indonesia, dialihkan untuk mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengatakan pemerintah menyiapkan layanan bus dan kereta cepat Whoosh untuk mengantarkan penumpang dari Kertajati menuju Jakarta.
"Beberapa penerbangan menuju Jakarta terutama maskapai Garuda ada yang dialihkan untuk mendarat di Bandara Kertajati, Jawa Barat. Untuk selanjutnya disiapkan layanan bus dan Whoosh dari Kertajati menuju Jakarta," kata Seskab Teddy dalam keterangan resmi, Minggu (6/9/2026).
Baca Juga: Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 209 Penerbangan Terdampak
Pengalihan penerbangan tersebut dilakukan seiring perkembangan kondisi abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Selain itu, operasional Bandara Soekarno-Hatta juga dihentikan sementara hingga pukul 17.30 WIB pada hari ini.
Selain mengalihkan penerbangan, pemerintah juga menyiapkan alternatif transportasi darat bagi masyarakat yang hendak menuju Jakarta. PT Kereta Api Indonesia (KAI) turut menambah perjalanan kereta menuju Jakarta dari sejumlah kota, yakni Surabaya, Malang, Semarang, dan Yogyakarta. Bandara di kota-kota tersebut masih beroperasi dalam kondisi normal.
Teddy mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi potensi gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik. Masyarakat diminta menggunakan masker dan kacamata saat berada di luar rumah.
Baca Juga: Prabowo Dorong Jalur Pelayaran dan Penerbangan Langsung Indonesia-Rusia
Masyarakat juga diimbau mencuci tangan dan wajah setelah kembali dari luar rumah. Debu yang menempel juga sebaiknya dibasahi terlebih dahulu sebelum dibersihkan agar tidak beterbangan.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menyatakan enam bandara ditutup sementara akibat terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Kebijakan tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan penerbangan.
Enam bandara yang ditutup sementara yakni Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Pondok Cabe, Bandara Budiarto Curug Tangerang, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung.