Bagikan:
JAKARTA - Pejabat Palestina pada mengatakan pemukim Israel membakar dua masjid di Tepi Barat yang diduduki Israel pada Minggu malam, setelah bentrokan mematikan pekan ini di wilayah tersebut menewaskan enam orang.
Wali Kota Kota Qusra, selatan Kota Nablus, Abdel Azim Wadi mengatakan kepada AFP, para pemukim membakar sebuah masjid yang sedang dibangun di bagian selatan kota tersebut.
"Api menghancurkan pintu masuk masjid dan bahkan merusak bangunan batunya," kata Wadi, melansir Al Arabiya dari AFP (27/7).
Ia menambahkan, para penyerang menyemprotkan grafiti Ibrani di dinding masjid, termasuk kata "balas dendam."
Sementara itu, militer Israel mengatakan pasukan dikirim ke pinggiran Qusra setelah menerima laporan sebuah masjid telah dibakar.
"Para tentara mencari tersangka yang melarikan diri sebelum kedatangan mereka dan mengidentifikasi tanda-tanda pembakaran dan grafiti di tempat kejadian," kata pernyataan itu, menambahkan bahwa polisi Israel akan menyelidiki dan mengumpulkan bukti.
Diketahui, kekerasan di Tepi Barat yang diduduki Israel telah meningkat sejak konflik terbaru di Jalur Gaza, Palestina pecah pada 7 Oktober 2023.
Dalam insiden terpisah, pemukim Israel membakar sebuah masjid di Desa Kour, dekat Tulkarem, dan menyemprotkan slogan-slogan rasis di dindingnya, menurut kementerian wakaf dan urusan agama Palestina.
Kementerian tersebut mengatakan, "kelompok pemukim membakar sebuah masjid di desa Kour di provinsi Tulkarem dan menulis slogan-slogan rasis di dindingnya."
Sebelumnya, bentrokan mematikan terjadi antara pemukim Israel dan Palestina di Desa Tell yang menewaskan empat warga Palestina dan dua warga Israel Jumat pekan lalu.
Militer Israel kemudian menyerbu Kota Nablus dan beberapa kota terdekat, mengumumkan penangkapan puluhan warga Palestina saat mereka meluncurkan apa yang mereka sebut sebagai operasi "kontra-terorisme" di Tepi Barat.
Pada Hari Sabtu, kota itu sebagian besar lumpuh, dengan antrean panjang kendaraan terbentuk di SPBU karena pasokan bahan bakar menipis, lapor jurnalis AFP.
BACA JUGA:
Sejak dimulainya perang Gaza, setidaknya 1.097 warga Palestina, termasuk militan, telah tewas oleh pasukan atau pemukim Israel, menurut data Palestina.
Data resmi Israel menunjukkan setidaknya 48 warga Israel, baik warga sipil maupun anggota pasukan keamanan, telah tewas dalam serangan oleh warga Palestina atau selama operasi militer Israel.
Tidak termasuk Yerusalem Timur yang dianeksasi, sekitar tiga juta warga Palestina tinggal di Tepi Barat bersama lebih dari 500.000 warga Israel yang tinggal di pemukiman yang ilegal menurut hukum internasional.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
Populer
27 Juli 2026, 06:25
27 Juli 2026, 01:02
27 Juli 2026, 00:05
27 Juli 2026, 03:14
27 Juli 2026, 05:16