Pemprov Papua Pegunungan promosi produk UMKM-ekraf di Pameran HUT ke-81 RI

2026/08/14

Pemprov Papua Pegunungan promosi produk UMKM-ekraf di Pameran HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 13:15 WIB

Image Print

Plt Kepala Disperindag Papua Pegunungan Melianus Kambu (kanan) memperlihatkan produk kopi dari kelompok Anhar dari Kabupaten Yalimo dalam pameran perdagangan tingkat provinsi. ANTARA/Yudhi Efendi.

Jayawijaya (ANTARA) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua Pegunungan (Papeg) mempromosikan kerajinan hasil kerja pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif (ekraf) dari delapan kabupaten di provinsi itu dalam pameran menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disperindag Papua Pegunungan Melianus Kambu di Wamena Kabupaten Jayawijaya, Kamis, mengatakan hasil kerajinan UMKM dan ekonomi kreatif dipromosikan melalui pameran perdagangan dan pembangunan.

"Kami mengikutsertakan pelaku binaan UMKM dan ekonomi kreatif dari delapan kabupaten (Jayawijaya, Lanny Jaya, Tolikara, Mamberamo Tengah, Yalimo, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Nduga) untuk mengikuti pameran perdagangan tingkat provinsi yang dirangkaikan dengan pameran pembangunan yang dilaksanakan 12-14 Agustus 2026,” katanya.

Menurut dia, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif yang terlibat dalam pameran perdagangan tahun ini merupakan binaan Disperindag Papua Pegunungan selama beberapa tahun terakhir setelah daerah ini terbentuk.

“Pelaku UMKM binaan kami di antaranya perajut noken dari bahan asli, pembuatan cenderamata seperti koteka, pakaian terusan dari bahan serat kayu, gelang, kalung serta binaan kopi dari Kabupaten Yalimo,” ujarnya.

Dia menjelaskan tujuan pelaku pUMKM dan ekonomi kreatif dari delapan kabupaten diikutsertakan dalam kegiatan ini supaya produk-produknya dikenal sehingga pemasarannya semakin mudah.

“Tujuan kami dari kegiatan ini supaya hasil-hasil produknya dapat dilirik dan dikenal oleh masyarakat, pelaku industri sehingga pelaku-pelaku ini diajak kerja sama untuk membantu meningkatkan usahanya,” katanya.

Dia menambahkan pelaku ekonomi kreatif kopi Anhar dari Kabupaten Yalimo yang juga mengikuti pameran perdagangan tahun ini, pihaknya akan membantu alat lengkap pengolahan biji kopi hingga menjadi produk jadi dan siap dipasarkan.

“Memang kelompok kopi Anhar ini memiliki kendala soal mesin pengolahan kopi dan mereka telah melaporkan kepada kami termasuk tujuh kabupaten lain. Maka dari itu, dalam tahun depan kami akan membantu mesin lengkap pengolahan kopi dari pengupasan biji luar, dalam hingga penggilingan menjadi bubuk yang siap dipasarkan kepada kelompok kopi Anhar dan kelompok lainnya di tujuh kabupaten,” ujarnya.

Dukungan pemerintah provinsi, kata dia perlu untuk dilakukan dalam membantu meningkatkan produktivitas pengolahan kopi di delapan kabupaten.

“Khusus untuk kelompok binaan kopi di Kabupaten Yalimo itu mereka mengelola lahan kopi seluas 4 hektare di tiga wilayah yakni Yalkom, Wandikma dan Ulun yang berada di Distrik Abenaho,” katanya.

Pewarta : Yudhi Efendi
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026