Pemprov Kaltim perkuat daya saing UMKM lewat inovasi TTG - ANTARA News Kalimantan Timur

2026/07/24

Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperkuat daya saing daerah dan memajukan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pemanfaatan inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) yang murah serta mudah diakses masyarakat.

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji di Kutai Barat Jumat, mengatakan inovasi tidak hanya lahir dari lingkungan modern atau pusat perkotaan. Potensi kreativitas tersebut justru banyak tumbuh dari aktivitas harian masyarakat, petani, pelaku UMKM, hingga kawasan pedesaan di Kalimantan Timur.

Dia menjelaskan TTG merupakan inovasi sederhana namun mampu memberikan dampak signifikan bagi produktivitas masyarakat.

"Contoh konkretnya adalah mesin pembuat pakan ternak yang mudah diterapkan dan terbukti mampu mendongkrak produktivitas peternak kita," ujarnya saat menutup secara resmi Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XII Provinsi Kaltim di Taman Budaya Sendawar, Kabupaten Kutai Barat.

Ajang tahunan ini mengusung tema "Inovasi Teknologi Tepat Guna untuk Kemandirian dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kalimantan Timur". Perhelatan ini menjadi wadah unjuk gigi bagi para inovator daerah dalam menampilkan berbagai karya teknologi yang aplikatif untuk kehidupan sehari-hari.

Seno Aji menambahkan ragam karya yang dipamerkan dalam Gelar TTG XII menjadi bukti nyata bahwa teknologi mampu mempermudah beban kerja masyarakat.

Di sektor pertanian, ia mencontohkan, intervensi teknologi terbukti mempercepat proses tanam padi sehingga menciptakan efisiensi waktu dan biaya produksi.

Oleh karena itu, ia berharap, inovasi yang berhasil meraih penghargaan tidak mandek sebagai karya kompetisi semata.

Pemprov Kaltim mendorong temuan tersebut masuk tahap hilirisasi atau diproduksi secara massal.

"Karya-karya ini harus bisa diproduksi massal dan dipasarkan kepada petani maupun masyarakat yang membutuhkan dengan harga terjangkau, sehingga memberikan manfaat ekonomi yang nyata," katanya.

Pemprov Kaltim berkomitmen terus mengawal pengembangan TTG sebagai motor penggerak daya saing daerah. Upaya ini diintegrasikan melalui penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pendampingan UMKM, serta stimulasi kebangkitan ekonomi kerakyatan.

"Target kita jelas, teknologi tepat guna ini harus mempermudah pekerjaan, meningkatkan produktivitas, dan mendorong produk UMKM lokal agar semakin berkembang serta dikenal luas hingga ke tingkat nasional," katanya.

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Kaltim, jajaran pemerintah kabupaten dan kota, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan jalannya acara.

Ia menilai selama beberapa hari pelaksanaan, masyarakat telah disuguhkan berbagai lompatan kreativitas dari para inovator lokal.

Ia optimistis acara penutupan ini justru menjadi awal pengembangan teknologi yang jauh lebih masif di masyarakat.

"Penutupan acara ini bukanlah akhir dari perjalanan inovasi, melainkan awal dari langkah baru untuk menghadirkan teknologi yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat luas," katanya.

Pada penghujung acara, panitia mengumumkan para juara Gelar TTG XII Tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang berhasil membawa pulang penghargaan, di antaranya Kategori Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) Desa/Kelurahan Berprestasi diraih Desa Tajur, Kabupaten Paser,
Kategori Inovasi Teknologi Tepat Guna diraih Izhar Meidiansyah, Kategori Teknologi Tepat Guna Unggulan diraih Rahmansyah, dan Kategori Stand Terbaik diraih Kabupaten Mahakam Ulu.

Pewarta: Arumanto
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.