Pemprov Jateng: Sensus Ekonomi 2026 telah mencapai 81 persen

2026/08/07

Pemprov Jateng: Sensus Ekonomi 2026 telah mencapai 81 persen

Jumat, 7 Agustus 2026 09:41 WIB

Image Print

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. (ANTARA/HO-Pemprov Jateng)

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menyebutkan bahwa capaian Sensus Ekonomi 2026 di wilayah tersebut telah mencapai 81 persen, dan terus mendorong percepatan untuk memenuhi target.

"Kita kolaborasikan lagi, kita pahamkan kepada para pengusaha, masyarakat, termasuk penghuni apartemen. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap untuk itu," kata Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen di Semarang, Kamis.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Daerah Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Gedung Grhadika Bhakti Praja, Semarang.

Ia menegaskan kesiapan untuk memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemerintah kabupaten/kota agar target pendataan dapat diselesaikan sebelum masa sensus berakhir.

Menurut dia, pemerintah daerah akan memetakan kembali perusahaan maupun kawasan industri yang belum seluruhnya terdata agar dapat dilakukan pendekatan secara lebih intensif.

Sejauh ini, kawasan industri di Kendal dan Batang telah mencatat pendataan 100 persen sehingga pola koordinasi di wilayah tersebut diharapkan dapat diterapkan di daerah lain yang masih tertinggal.

"Kita petakan kembali perusahaan dan kawasan industri yang belum tercapai agar dalam sisa waktu tiga minggu ini Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah benar-benar bisa dituntaskan," kata Gus Yasin, sapaan akrabnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Kota Semarang masih menjadi daerah yang membutuhkan percepatan karena memiliki jumlah pelaku usaha terbesar di Jateng.

Hingga saat ini, capaian pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Semarang sekitar 71 persen, sedangkan capaian tertinggi diraih Kabupaten Banjarnegara, dengan 92 persen.

Sementara itu, Wakil Kepala BPS Pusat Sonny Harry Budiutomo Harmadi mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi kuat antara BPS, Pemprov Jateng, serta pemerintah kabupaten/kota.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Jateng beserta seluruh pemerintah kabupaten/kota yang dinilai memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus.

"Alhamdulillah progres pendataan sektor ekonomi di Jawa Tengah sangat baik. Sudah mencapai 81 persen dari total target. Ini bukan capaian yang mudah karena jumlah pelaku usaha di Jawa Tengah mencapai lebih dari 4,5 juta," katanya.

Meskipun capaian pendataan secara umum tinggi, i mengungkapkan pendataan terhadap kelompok usaha besar baru mencapai sekitar 40 persen.

"Target kami seluruh usaha besar bisa terdata 100 persen karena data tersebut akan menentukan potret ekonomi Indonesia secara lengkap," katanya.

Ia mengatakan tantangan terbesar bukan berasal dari masyarakat maupun pelaku usaha kecil, melainkan proses pendataan perusahaan besar yang membutuhkan koordinasi internal lintas divisi hingga kantor pusat.

Baca juga: Wali Kota Semarang ajak sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.