Pemprov dan DWP Sumbar perkuat pencegahan kanker serviks

2026/10/16

Padang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumbar memperkuat upaya pencegahan kanker serviks melalui edukasi kesehatan, deteksi dini, dan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) guna meningkatkan perlindungan kesehatan perempuan.

“Kesadaran terhadap kesehatan reproduksi perlu ditingkatkan agar perempuan memanfaatkan layanan pemeriksaan dini dan vaksinasi HPV untuk mencegah kanker serviks,” kata Sekretaris Daerah Sumatera Barat Arry Yuswandi di Padang, Jumat.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kanker Serviks dan Kick Off Vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) di Aula Kantor Gubernur Sumbar.

Ia mengatakan edukasi kesehatan, deteksi dini, dan vaksinasi HPV merupakan langkah penting untuk mencegah kanker serviks sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Pencegahan jauh lebih baik daripada mengobati. Karena itu, kesadaran untuk menjaga kesehatan harus dibangun sejak dini, dimulai dari diri sendiri dan lingkungan keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, data Dinas Kesehatan Sumater Barat tahun 2025 mencatat 129 perempuan terdeteksi positif HPV DNA dari 8.779 perempuan berusia 30–69 tahun yang menjalani pemeriksaan.

Menurut dia, data tersebut menunjukkan pentingnya memperluas edukasi dan akses pemeriksaan kesehatan serta memperkuat upaya pencegahan kanker serviks melalui vaksinasi HPV.

Ia mengungkapkan program imunisasi HPV nasional menyasar anak perempuan kelas lima sekolah dasar atau sekitar usia 11 tahun.

Ia mengatakan pelaksanaannya membutuhkan dukungan orang tua, sekolah, tenaga kesehatan, dan masyarakat agar berjalan sesuai jadwal dan rekomendasi kesehatan.

“Keberhasilan program ini bergantung pada keterlibatan semua pihak, terutama dalam memberikan pemahaman kepada anak dan keluarga serta memastikan layanan kesehatan dapat diakses secara optimal,” kata dia.

Sementara Ketua DWP Sumbar Arymbi Pujastuty Arry Yuswandi menyatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Dharma Wanita Persatuan Pusat Nomor 118/SETJEN/DWPP/IX/2026 tentang Pelaksanaan Kick Off Vaksinasi HPV.

Ia mengungkapkan kegiatan itu merupakan bentuk komitmen DWP dalam mendukung peningkatan kesehatan perempuan dan keluarga melalui upaya promotif dan preventif.

Menurut dia, edukasi mengenai faktor risiko, pencegahan, dan deteksi dini perlu terus diperluas agar masyarakat memahami pentingnya melindungi diri dari kanker serviks.