Pemkot Sorong optimalkan pompa air dukung produksi pertanian - ANTARA News Papua Tengah

2026/09/09

Sorong (ANTARA) - Dinas Pertanian Kota Sorong, Papua Barat Daya, mengoptimalkan pemanfaatan mesin pompa air untuk mendukung produksi pertanian dan mencegah gagal panen di tengah musim kemarau yang berlangsung beberapa bulan terakhir.

Kepala Dinas Pertanian Kota Sorong, Nelwan Hara di Sorong, Rabu, mengatakan pihaknya telah menyalurkan 11 unit mesin pompa air kepada sejumlah kelompok tani yang membutuhkan pasokan air untuk kegiatan pertanian.

"Karena jumlahnya terbatas, kami prioritaskan kepada lokasi atau kelompok tani yang tingkat kekeringannya tinggi, sehingga mereka tidak gagal panen," katanya.

Menurut dia, pemanfaatan pompa air menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk menjaga keberlangsungan produksi pertanian, khususnya pada wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air selama musim panas.

Ia menjelaskan bantuan tersebut disalurkan langsung kepada kelompok tani, terutama kelompok yang bergerak di bidang ketahanan pangan. Salah satu wilayah yang telah menerima bantuan berada di Sorong Barat.

"Di Sorong Barat ada satu unit mesin pompa air yang kami distribusikan kepada kelompok tani. Selanjutnya bantuan juga disalurkan ke wilayah lain sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan," ujarnya.

Nelwan mengatakan mesin pompa air dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bagi berbagai kegiatan pertanian, termasuk budidaya hidroponik dan pertanian konvensional.

"Budidaya hidroponik hampir 95 persen membutuhkan air. Dengan adanya pompa ini, petani dapat mengambil air dari kali di sekitar lokasi kebun untuk dialirkan ke tandon sebagai sumber air bagi tanaman," katanya.

Selain petani hidroponik, bantuan juga diarahkan kepada kelompok tani yang membudidayakan cabai dan berbagai komoditas hortikultura lainnya.

Ia menambahkan penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan dan pemerataan penerima manfaat.

Kelompok tani hidroponik Orang Asli Papua (OAP), kata dia, menjadi salah satu penerima prioritas, sedangkan petani konvensional juga mendapat dukungan sesuai kondisi di lapangan.

"Bantuan ini bagian dari upaya pemberdayaan petani agar tetap mampu berproduksi meskipun menghadapi keterbatasan air selama musim kemarau," katanya.

Nelwan berharap optimalisasi pompa air dapat membantu petani mempertahankan produktivitas dan hasil pertanian sekaligus mendukung ketersediaan pangan di Kota Sorong selama musim kemarau.

Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.