Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Kota Samarinda mendukung penuh pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi 1.263 warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Samarinda, Kaltim untuk menjamin kesetaraan hak pelayanan kesehatan sekaligus menyukseskan program prioritas nasional.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, di Samarinda, Selasa, mengatakan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi sinergis antara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda dan RSUD IA Moeis.
Saefuddin berencana memantau langsung jalannya kegiatan dan berdialog dengan para warga binaan.
"Kami berharap masyarakat, termasuk saudara-saudara yang berada di Rutan maupun Lapas, tetap terjaga kesehatannya. Jika ada hal-hal strategis yang perlu disinergikan dengan Pemerintah Kota Samarinda, kami tentu siap mendukung penuh," ujar Saefuddin saat menerima audiensi jajaran Rutan Kelas I Samarinda di Ruang Rapat Wakil Wali Kota.
Untuk memastikan agenda berjalan lancar, Saefuddin mendorong seluruh perangkat daerah terkait untuk memperkuat koordinasi dengan pihak Rutan dan RSUD IA Moeis.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Samarinda, Rachmad Tri Raharjo, memaparkan bahwa CKG ini merupakan program prioritas nasional dari Kementerian Kesehatan yang bekerja sama dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Saat ini, Rutan Kelas I Samarinda dihuni oleh 1.263 warga binaan yang terdiri atas 698 narapidana dan 565 tahanan.
Rahmat menambahkan, pelaksanaan CKG akan bergulir secara bertahap di tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Samarinda, yaitu Rutan Kelas I Samarinda, Lapas Kelas IIA Samarinda, dan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Nata Siswanto, menerangkan bahwa program ini mengintegrasikan layanan kesehatan dasar dengan skrining TB secara intensif.
Di wilayah Kota Samarinda, program nasional tersebut ditargetkan mampu menjangkau 239 lokus hingga November 2026, di mana 18 lokus di antaranya berada di lingkungan Rutan dan Lapas.
Tidak hanya fokus pada pemeriksaan medis warga binaan, aksi sosial donor darah juga akan digelar.
Kegiatan donor darah ini melibatkan partisipasi aktif dari para petugas pemasyarakatan Rutan Kelas I Samarinda, Lapas Kelas IIA Samarinda, Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda, hingga jajaran Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Pewarta: Arumanto
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.