Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Kota Samarinda menggandeng 36 perusahaan milik pemerintah dan swasta untuk membuka 764 lowongan kerja yang terbagi dalam 189 posisi jabatan dalam gelaran Mahakam Job Fair 2026.
Wali Kota Samarinda Andi Harun di Samarinda, Jumat, mengatakan bahwa agenda ini merupakan komitmen mendasar pemerintah untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, adil, objektif, akuntabel, dan transparan. Ia juga memastikan seluruh proses rekrutmen berjalan bersih tanpa celah kecurangan.
"Kesempatan kerja harus diberikan secara objektif. Bukan karena kedekatan, melainkan karena kompetensi. Ketika sistem dibangun transparan dan adil, masyarakat akan percaya bahwa setiap orang mempunyai peluang yang sama untuk berhasil," tegas Andi Harun saat membuka acara di Samarinda Square Mall.
Andi Harun juga mengapresiasi inovasi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samarinda yang konsisten menghadirkan layanan digital berintegritas. Upaya ini dinilai efektif mengikis praktik percaloan maupun pungutan liar (pungli).
Pada kesempatan tersebut, Andi Harun mengingatkan para pencari kerja mengenai pergeseran tren industri akibat perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan teknologi digital.
Menurutnya, perusahaan saat ini tidak lagi sekadar menilai selembar ijazah. Dunia kerja modern kini lebih berfokus pada kemampuan adaptasi yang cepat (adaptability), kreativitas, inovasi, penguasaan teknologi digital terkini, serta keterampilan memecahkan masalah (problem solving).
Wali Kota optimistis peluang kerja di ibu kota Kalimantan Timur ini akan terus meningkat. Namun, peluang tersebut hanya bisa ditangkap oleh sumber daya manusia (SDM) yang mau terus mengasah daya saing.
"Jangan berhenti meningkatkan kompetensi. Kuasai AI, miliki minimal satu keterampilan khusus, dan tingkatkan kemampuan bahasa asing. Itulah bekal utama untuk memanfaatkan setiap peluang di dunia kerja global," pesan Andi Harun kepada generasi muda.
Kepala Disnaker Kota Samarinda Yuyum Puspitaningrum menjelaskan bahwa acara yang mengusung tema Mengalir Menuju Samarinda Maju ini berlangsung selama dua hari, yakni 23–24 Juli 2026.
Antusiasme masyarakat terpantau sangat tinggi, terbukti dengan adanya 1.900 pencari kerja yang telah mendaftarkan diri secara daring sebelum acara resmi dibuka.
Pada momentum tersebut, Yuyum memperkenalkan inovasi digital terbaru bernama Tepian atau Temukan Pekerjaan Impian di Samarinda.
Platform yang dapat diakses melalui situs resmi tersebut hadir melengkapi inovasi pelayanan sebelumnya, yaitu Si Jempol Naker.
Melalui platform Tepian, masyarakat Samarinda mendapatkan kemudahan satu pintu untuk mencari lowongan kerja yang valid dan terverifikasi, mengurus Kartu AK1 (kartu kuning) secara mandiri dan mengikuti seluruh proses rekrutmen secara daring (online).
Salah satu fitur unggulan Tepian adalah Auto Matching. Fitur cerdas ini mampu mencocokkan kompetensi pencari kerja dengan kriteria yang dibutuhkan perusahaan secara otomatis.
Inovasi ini diharapkan dapat mempercepat proses rekrutmen sekaligus meningkatkan ketepatan penempatan kerja (job placement).
Melalui sinergi bursa kerja dan digitalisasi sistem ini, Pemkot Samarinda kembali menegaskan bahwa investasi terbesar daerah adalah pembangunan manusianya. Samarinda kini terus bergerak mantap menjadi kota yang maju, adaptif, dan berdaya saing tinggi.
Pewarta: Arumanto
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.