Pemkot Palu libatkan lurah untuk perkuat program Sekolah Khusus Keluarga

2026/08/01

Pemkot Palu libatkan lurah untuk perkuat program Sekolah Khusus Keluarga

Sabtu, 1 Agustus 2026 14:45 WIB

Image Print

Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti membuka kegiatan evaluasi program Sekolah Khusus Keluarga (SKK) pada empat kelurahan di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). ANTARA/HO-Diskominfo Kota Palu

Kota Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah melibatkan lintas sektor seperti lurah dan fasilitator untuk memperkuat program Sekolah Khusus Keluarga (SKK) di daerah tersebut.

Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti di Palu, Sabtu, mengatakan keluarga merupakan benteng pertama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

"Tentunya dengan keluarga yang kuat, kita bisa menekan angka kekerasan, menurunkan stunting, dan mewujudkan Kota Palu yang lebih tangguh di masa mendatang," katanya.

Ia mengemukakan program SKK itu sudah berjalan di empat kelurahan di Kota Palu yakni Kelurahan Tavanjuka, Palupi, Nunu, dan Birobuli Utara.

"Jadi SKK merupakan program penguatan kapasitas keluarga melalui pembelajaran kelompok guna mencegah kekerasan, perkawinan anak, stunting, serta meningkatkan ketahanan keluarga," katanya.

Ia menjelaskan pentingnya keterlibatan para lurah dan fasilitator untuk terus bersinergi dengan Bappeda setempat dalam mengintegrasikan hasil evaluasi SKK ke dalam perencanaan pembangunan di kelurahan.

"Harapannya evaluasi Sekolah Khusus Keluarga ini sebagai bahan untuk meningkatkan kualitas pendampingan di masyarakat," ucapnya.

Irmayanti mengapresiasi DP3A dan seluruh fasilitator yang telah mendampingi keluarga di tingkat kelurahan.

Ia mengatakan ke depan evaluasi ini dapat mengidentifikasi tantangan, keberhasilan, serta rekomendasi perbaikan sehingga pelaksanaan SKK tahap II nantinya berjalan lebih efektif dan menjangkau lebih banyak keluarga.

"Evaluasi ini penting untuk melihat sejauh mana materi dan pendampingan SKK sudah dipahami dan diterapkan oleh keluarga serta memberikan dampak pada pola asuh, komunikasi, dan kesejahteraan keluarga," ujarnya.

Pewarta : Moh Salam
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026