Pemkot Kupang mengapresiasi dukungan IOM terhadap operasional Satgas PPLN
Kamis, 6 Agustus 2026 15:36 WIB
Pemkot Kupang menerima hibah sarana dan prasarana dari International Organization for Migration (IOM) untuk mendukung operasional Satuan Tugas Penanganan Pengungsi Luar Negeri (Satgas PPLN) di Kupang, NTT. (ANTARA/HO-Pemkot Kupang)
Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang Nusa Tenggara Timur mengapresiasi dukungan dari International Organization for Migration (IOM) berupa hibah sarana dan prasarana perkantoran senilai hampir Rp300 juta untuk memperkuat operasional Satuan Tugas Penanganan Pengungsi Luar Negeri (Satgas PPLN).
Sekretaris Daerah Kota Kupang Jeffry Edward Pelt di Kupang, Kamis, mengatakan hibah tersebut diharapkan meningkatkan dukungan operasional Satgas PPLN sekaligus menunjang pelayanan perangkat daerah kepada masyarakat dan pengungsi luar negeri.
"Bantuan senilai hampir Rp300 juta ini merupakan bentuk penghargaan atas kolaborasi yang telah terjalin dengan baik. Mewakili Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota, kami mengucapkan terima kasih kepada IOM atas dukungan yang diberikan," katanya.
Jeffry mengatakan seluruh barang hibah akan dicatat sebagai Barang Milik Daerah (BMD), sedangkan pemeliharaan dan penggunaannya menjadi tanggung jawab perangkat daerah penerima agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
Ia juga berharap sinergi antara Pemerintah Kota Kupang dan IOM dapat terus diperkuat guna mendukung penanganan pengungsi luar negeri yang humanis, terkoordinasi, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Head of Field Office IOM Kupang Herman Rabu mengatakan hibah tersebut merupakan bentuk apresiasi atas sinergi yang telah terjalin dengan Pemerintah Kota Kupang dalam penanganan pengungsi luar negeri.
"Satgas PPLN Kota Kupang adalah organisasi yang sangat dinamis. Hibah ini merupakan bentuk apresiasi tulus kami atas dukungan penuh Pemerintah Kota Kupang dalam penanganan pengungsi luar negeri dari waktu ke waktu," ujarnya.
Ia mengatakan kolaborasi tersebut diwujudkan melalui dukungan berbagai perangkat daerah, antara lain penyediaan akses pelatihan dan magang kerja, perlindungan perempuan dan anak, serta pemenuhan hak pendidikan bagi anak-anak pengungsi, khususnya di SD Inpres Oepoi Kupang.
Menurut dia, sinergi antara IOM dan Pemerintah Kota Kupang diharapkan terus memperkuat pelayanan bagi pengungsi luar negeri sekaligus mendukung koordinasi lintas perangkat daerah dalam pelaksanaan tugas Satgas PPLN.
Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.