Kota Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat meluncurkan Bogor Smart Corporate University (B-Smart Corpu) untuk menyiapkan talenta aparatur sipil negara (ASN) melalui pemetaan kompetensi dan pengembangan kapasitas.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim saat peluncuran B-Smart Corpu di Bogor, Kamis, mengatakan pengembangan corporate university harus diawali dengan membangun sistem dan nilai organisasi agar mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul.
"Saya harap B-Smart Corpu dapat dikembangkan dimulai dengan membangun sistem. Insya Allah dengan ikhtiar ini suatu saat SDM Kota Bogor diharapkan mampu mempercepat mewujudkan mimpi masyarakat Kota Bogor menjadi kenyataan," kata Dedie.
Menurut dia, kompetensi, potensi dan keahlian ASN akan dipetakan untuk membentuk talent pool sebagai dasar penyiapan aparatur yang memiliki kemampuan unggul melalui berbagai pelatihan dan penguatan kapasitas.
Dedie mengatakan pengembangan sumber daya manusia juga perlu didukung pemetaan kebutuhan ASN bersama Lembaga Administrasi Negara (LAN), sehingga pemerintah daerah dapat mengetahui kebutuhan maupun kekurangan pegawai di setiap bidang.
Selain itu, kata dia, keterbatasan jumlah ASN harus diimbangi dengan transformasi digital melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta penguatan indikator kinerja atau Key Performance Indicator (KPI).
"Hal-hal seperti keterbatasan SDM, transformasi digital melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), serta penerapan KPI menjadi kebutuhan masa depan yang harus dipersiapkan agar mampu menghadapi berbagai tantangan," ujarnya.
Peluncuran B-Smart Corpu diawali dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Pemerintah Kota Bogor dan PT Taspen Cabang Bogor, dilanjutkan penandatanganan komitmen implementasi program oleh seluruh kepala perangkat daerah.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor Dani Rahardian mengatakan B-Smart Corpu dirancang sebagai sistem pengembangan kompetensi ASN yang terintegrasi, berkelanjutan, dan selaras dengan kebutuhan organisasi serta arah pembangunan daerah.
Melalui program tersebut, setiap perangkat daerah didorong menjadi organisasi pembelajar yang aktif mengembangkan kompetensi pegawai melalui berbagai metode pembelajaran dan kolaborasi dengan berbagai pihak.
"Selain memberikan edukasi dan pemahaman mengenai Corpu, kegiatan ini juga bertujuan memperoleh masukan, saran, dan rekomendasi dalam penyempurnaan kebijakan pengembangan potensi ASN secara terintegrasi serta membangun komitmen bersama untuk menjadikan setiap unit kerja sebagai organisasi pembelajar," kata Dani.
Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.