Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menerima alokasi 500 dosis vaksin rabies dari Pemerintah Provinsi Bengkulu, guna mendukung program vaksinasi hewan penular rabies (HPR) di wilayah tersebut.
"Kami sudah menerima alokasi sebanyak 500 dosis vaksin rabies. Namun jumlah ini masih belum mencukupi kebutuhan vaksinasi hewan penular rabies di Kota Bengkulu, sehingga kami kembali mengusulkan penambahan stok vaksin kepada pemerintah agar cakupan vaksinasi bisa lebih maksimal," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bengkulu Henny Kusuma Dewi di Bengkulu, Senin.
Sebanyak 500 dosis vaksin rabies tersebut akan disalurkan untuk vaksinasi anjing, kucing, serta monyet atau kera yang masuk dalam kategori hewan penular rabies.
Ia menyebut, alokasi 500 dosis tersebut belum menjangkau seluruh populasi HPR peliharaan warga yang tersebar di wilayah Kota Bengkulu.
Untuk itu, pemerintah kota kembali mengusulkan penambahan stok vaksin ke pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi rabies yang ada di wilayah Kota Bengkulu.
Henny menerangkan bahwa secara teknis cakupan vaksinasi rabies idealnya wajib mencapai minimal 70 persen dari total keseluruhan populasi hewan penular rabies di suatu daerah.
Angka capaian tersebut diperlukan untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity yang kuat, sehingga risiko dan rantai penyebaran virus rabies yang mematikan dapat ditekan secara total.
Namun, akibat keterbatasan jumlah stok vaksin yang diterima, pelaksanaan operasional vaksinasi pada tahun anggaran ini terpaksa harus menyesuaikan dengan kuota yang tersedia terlebih dahulu.
"Target vaksinasi rabies seharusnya bisa mencapai 70 persen dari populasi hewan penular rabies. Saat ini kami hanya dapat melaksanakan vaksinasi sesuai jumlah dosis yang ada sambil menunggu tambahan alokasi," terang dia.
Sementara itu, DKPP Kota Bengkulu mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat yang memiliki hewan peliharaan seperti anjing, kucing, maupun kera untuk proaktif membawa hewan peliharaannya mengikuti program vaksinasi gratis saat jadwal pelayanan resmi dibuka.
Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya konkret dalam mencegah penularan rabies sekaligus melindungi kesehatan warga sekitar.
Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.