Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu sedang memperbaiki akses jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Sebakul guna memastikan armada pengangkut sampah dapat melintas dengan aman dan lancar.
Perbaikan atau pembenahan akses jalan tersebut guna mengantisipasi potensi jalan licin dan berlumpur yang berisiko melumpuhkan mobilitas kendaraan saat curah hujan tinggi.
"Perbaikan akses jalan ini penting, terutama menjelang musim hujan. Kita tidak ingin kendaraan pengangkut sampah mengalami kesulitan saat masuk ke TPA karena kondisi jalan yang licin," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu Anshar Amin di Bengkulu, Selasa.
Hal tersebut juga dilakukan karena pada musim penghujan sebelumnya akses menuju TPA Air Sebakul seringkali rusak saat terjadi hujan dengan intensitas lebat, sehingga menghambat ritase truk pengangkut yang hendak membuang sampah.
DLH Kota Bengkulu saat ini sedang melakukan pelapisan pada akses jalan masuk menggunakan sisa material semen guna memperkeras permukaan jalan sehingga ban kendaraan tidak mudah tergelincir saat melintas di kondisi basah.
Selain itu, DLH Kota Bengkulu berkomitmen menjaga keberlanjutan pemeliharaan di kawasan TPA Air Sebakul melalui sistem pengawasan berkala.
Anshar menerangkan pemeliharaan rutin kawasan TPA Air Sebakul dijadwalkan setiap tiga minggu sekali guna memastikan kondisi lingkungan sekitar serta kelayakan jalan tetap terjaga dengan optimal.
"Kita akan terus melakukan pengawasan dan pemeliharaan secara rutin setiap tiga minggu sekali, sehingga kendaraan yang masuk untuk membuang sampah tidak mengalami kendala," ujar dia.
Dengan dilakukannya hal tersebut, DLH Kota Bengkulu optimistis proses distribusi dan pengelolaan sampah rumah tangga dari seluruh wilayah kota dapat terus berjalan stabil tanpa hambatan teknis selama musim hujan.
Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.