Pemkot Ambon perkuat literasi keuangan dan pemasaran digital UMKM - ANTARA News Ambon, Maluku

2026/07/20

Ambon (ANTARA) -

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui peningkatan literasi keuangan dan pemasaran digital guna meningkatkan daya saing usaha di era ekonomi digital.

Staf Ahli Wali Kota Ambon Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Rustam Simanjuntak di Ambon, Senin, mengatakan upaya tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap Seminar Literasi Keuangan dan Digital Marketing yang diselenggarakan PT Akulaku Finance dan diikuti sekitar 300 pelaku UMKM.

“Dukungan Pemerintah Kota Ambon terhadap kegiatan literasi keuangan dan digital marketing sebenarnya sudah menjadi bagian dari 17 Program Prioritas Pemerintah Kota Ambon. Karena itu kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh PT Akulaku Finance,” katanya.

Menurut Rustam, peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola keuangan dan memanfaatkan pemasaran digital menjadi kebutuhan untuk menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi masyarakat.

Ia mengatakan pelaku UMKM tidak hanya dituntut menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga harus mampu mengelola arus kas, menyusun perencanaan usaha, memanfaatkan layanan keuangan secara bijak, serta memahami berbagai risiko dalam menjalankan usaha.

Selain itu, kemampuan memasarkan produk melalui media sosial, marketplace, dan platform digital lainnya menjadi faktor penting agar produk lokal mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

“Kami berharap melalui pelatihan ini para pelaku UMKM di Kota Ambon semakin memahami bagaimana memasarkan produk-produknya secara digital, sesuai dengan karakteristik usaha yang dimiliki. Ini menjadi kemampuan yang sangat penting agar produk lokal mampu bersaing dan memiliki jangkauan pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Ia mengimbau peserta memanfaatkan pelatihan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam pengembangan usaha masing-masing.

Seminar tersebut menghadirkan narasumber yang membahas pengelolaan keuangan usaha, strategi pemasaran digital, penguatan merek (branding), serta peningkatan daya saing produk lokal agar mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.

Menurut Rustam, kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam peningkatan kapasitas pelaku UMKM diharapkan mampu mempercepat transformasi usaha berbasis digital sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif melalui pengembangan sektor UMKM.

Pewarta: Winda Herman
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.