Pemko revitalisasi drainase untuk cegah banjir di Banda Aceh - ANTARA News Aceh

2026/10/02

Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Kota Banda Aceh melakukan peningkatan atau revitalisasi sejumlah drainase yang selama ini kurang menyerap air sehingga kerap terjadinya banjir saat hujan deras, perbaikan tersebut juga menjadi salah satu langkah mitigasi bencana.

"Kita perbaiki drainase, kemudian bangun penampungan air agar tidak banjir dan kita bersihkan juga," kata Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, di Banda Aceh, Jumat.

Langkah ini, kata Illiza, sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya bencana hidrometeorologi, diantaranya dengan membersihkan lingkungan, sampah serta memperbaiki drainase.

Baca juga: Pemko: tingkat inflasi September di Banda Aceh cukup terkendali

Diriya menyebutkan, untuk drainase yang dibenahi menggunakan dana otonomi khusus Aceh (DOKA) tahun ini sebanyak lima titik yang memang kerap terjadi banjir genangan akibat resapan air di drainasenya tidak berjalan.

Adapun lima titik tersebut masing-masing tersebar di jalan Malikul Saleh, Lamgugop, Lamdom, Poe Teumeureuhom dan jalan Khairil Anwar.

"Lima titik di tahun ini, untuk pekerjaannya alhamdulillah sudah selesai. Penambahan tahun depan Insya Allah," ujarnya.

Dirinya berharap, lima lokasi yang direvitalisasi tersebut benar-benar dapat berfungsi menyerap air sehingga titik banjir genangan di ibu kota provinsi Aceh itu dapat diantisipasi dan terus berkurang.

Selain itu, lanjut dia, sejauh ini pemerintah kota juga sudah memasang integrated warning system (IWS) pada lima titik yang menjadi langganan banjir genangan sebagai upaya mitigasi.

"Kita juga sudah punya deteksi banjir IWS pada lima titik, mudah-mudahan ini bisa mengontrol, agar kita bisa meminimalkan dampak terjadinya curah hujan tinggi," katanya.

Dalam kesempatan ini, Illiza meminta kepada masyarakat kota untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, dengan tidak membuang sampah dalam selokan yang dapat membuat drainase tak berfungsi, sehingga banjir dapat dihindari.

Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.