Pemkab TTU menyambut positif perpanjangan Bansos pangan 2026

2026/09/15

Pemkab TTU menyambut positif perpanjangan Bansos pangan 2026

Selasa, 15 September 2026 10:32 WIB

Image Print

Arsip foto - Warga menerima beras ukuran 10 kilogram usai melakukan pendataan saat dilakukan penyaluran beras di halaman Kantor Pos Cabang Kupang, di Kota Kupang, NTT. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha.

Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (Pemkab TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menyambut positif perpanjangan bantuan sosial (Bansos) pangan mulai Oktober hingga Desember 2026 karena hal tersebut dinilai merupakan langkah positif pemerintah untuk membantu keluarga kurang mampu di wilayah tersebut.

“Menurut saya ini langkah bagus untuk membantu warga kami. Tetapi saya baru dapat informasi ini, jika terealisasi maka akan sangat membantu masyarakat atau keluarga kurang mampu di TTU,” kata Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo saat dihubungi dari Kupang, Selasa.

Hal itu ia sampaikan menanggapi keputusan pemerintah untuk memperpanjang penyaluran bantuan sosial beras di tahun 2026 untuk membantu masyarakat.

Dia mengatakan pemerintah Kabupaten TTU sendiri selama ini agak kesulitan untuk membantu warga kurang mampu dengan keterbatasan anggaran serta beras yang ada.

“Dengan keterbatasan anggaran, kita juga kesulitan untuk membantu masyarakat. Karena itu dengan bansos yang diharapkan segera terealisasi itu, bisa membantu masyarakat,” ujar dia.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kadis Ketahanan Pangan TTU Oktavianus Sarah saat dihubungi terpisah dari Kupang mengatakan kebijakan terkait bantuan sosial pangan untuk Oktober hingga Desember 2026 hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut.

“Saya juga sudah koordinasi dengan Bulog TTU, namun belum ada petunjuk khusus terkait hal tersebut. Kami masih menunggu juknis (petunjuk teknis), jika sudah ada baru bisa kami sampaikan lebih lanjut,” katanya.

Karena itu, ujar dia, pihaknya belum mendata lagi apakah ada penambahan penerima bansos pangan di Oktober-Desember 2026 atau tidak.

Namun ujar dia di tahun 2025 jumlah keluarga penerima manfaat yang menerima bansos pangan mencapai 64.179 kepala keluarga.

Jumlah itu terhitung dari tahap satu yakni Juni Juli berjumlah 31.688 kepala keluarga (KK) dan tahap dua mencapai 32.491 KK. Sementara di tahun 2026 jumlah penerima manfaatnya mencapai 87.018 KK, yang terakumulasi dari Februari-Maret dan Juni-September.

Pewarta : Kornelis Kaha
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.