Pemkab Poso segera dirikan kelas darurat di sekolah terdampak kebakaran hutan-lahan

2026/09/14

Pemkab Poso segera dirikan kelas darurat di sekolah terdampak kebakaran hutan-lahan

Senin, 14 September 2026 16:51 WIB

Image Print

Petugas berupaya memadamkan api yang membakar sejumlah bangunan di SMA Negeri 1 Pamona Selatan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Poso, Minggu (13/9/2026). ANTARA/HO-BPBD Poso

Palu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso, Sulawesi Tengah segera mendirikan kelas darurat di SMA Negeri 1 Pamona Selatan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kabupaten itu.

"Dari peristiwa karhutla, sembilan kelas belajar di SMA Negeri 1 Pamona Selatan ikut terbakar. Kami sudah mencatat kebutuhan dan melaporkan kepada Pemerintah Sulawesi Tengah untuk ditindaklanjuti," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Poso Dharma Metusala dihubungi dari Palu, Senin.

Ia menjelaskan kelas darurat akan difasilitasi BPBD Sulawesi Tengah supaya aktivitas belajar mengajar di sekolah itu tetap terlaksana meski dalam kondisi tidak normal. Selain kelas darurat, pemerintah juga menyediakan kursi untuk menunjang aktivitas pendidikan.

"Meski situasinya darurat, bukan menjadi alasan kegiatan pendidikan tidak berjalan. Pemerintah segera menyiapkan kebutuhan sekolah," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan berdasarkan kebijakan pemerintah kegiatan belajar mengajar untuk sementara dibagi dalam dua sesi, dimulai pagi hingga siang, kemudian dilanjutkan siang hingga sore sebagai upaya optimalisasi kegiatan pendidikan.

Meski kewenangan SMA di bawah kendali Pemerintah Sulawesi Tengah, pemerintah kabupaten juga memiliki tanggung jawab pemulihan setelah peristiwa kebakaran.

"Dalam penanganan pascabencana, Pemkab Poso juga memiliki kewenangan dalam melakukan upaya pemulihan atas dampak karhutla," ucap Dharma.

Ia menuturkan karhutla di wilayah Pamona Selatan terjadi sejak Sabtu (12/9) sekitar pukul 16.00 Wita. Kebakaran meluas dipicu cuaca panas dan angin berhembus kencang, sehingga api lebih leluasa menjalar hingga membakar bangunan sekolah.

Dilaporkan api berhasil diatasi tim gabungan siaga darurat karhutla bersama masyarakat setempat pada Senin (14/9) sekitar pukul 03.45 WITA.

"Hingga kini kami terus melakukan pemantauan wilayah-wilayah yang berpotensi dan rentan terhadap karhutla menggunakan pesawat tanpa awak," kata dia.

Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026