Pemerintah kabupaten menginstruksikan untuk melakukan pantauan debit air baku seiring kondisi cuaca saat ini
Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memantau debit sumber air baku sebagai langkah antisipasi krisis air bersih akibat musim kemarau, kendati beberapa hari terakhir hujan mengguyur wilayah kabupaten itu.
"Pemerintah kabupaten menginstruksikan untuk melakukan pantauan debit air baku seiring kondisi cuaca saat ini," ujar Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka, Abdul Rasyid di Penajam, Jumat.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara melakukan langkah mitigasi dan koordinasi lintas sektoral sebagai upaya antisipasi apabila musim kemarau kembali menyebabkan penurunan ketersediaan air baku.
Kendati beberapa hari terakhir turun hujan, tetapi tidak merata mengguyur wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, sehingga
kondisi sumber air baku di setiap wilayah berbeda.
Sumber air baku di wilayah Lawe-Lawe terdata mengalami kenaikan debit kisaran 40 sentimeter, tetapi sumber air baku di wilayah Sotek dan Babulu masih mengalami penurunan.
"Sumber air baku di wilayah Sotek dan Babulu paling cepat mengalami penurunan debit ketika kemarau panjang," tambahnya.
Sumber air baku di wilayah Waru masih relatif aman, karena memiliki kedalaman sekitar sembilan meter dengan luas hampir 20 hektare, sehingga dinilai lebih mampu bertahan menghadapi musim kemarau.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga menyiapkan langkah untuk pendistribusian air bersih kepada masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih, karena kekeringan akibat kemarau, dengan menggunakan mobil tangki.
"Langkah tersebut diselaraskan antar-instansi dalam penyediaan air bersih apabila terjadi kekeringan,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara Nurlaila.
Pendistribusian air bersih menggunakan mobil tangki Perumda Air Minum Danum Taka, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), serta Brigade Pengendalian Kebakaran Lahan dan Kebun (Karlabun) Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Penajam Paser Utara.
"Langkah antisipasi tetap harus disiapkan menghadapi puncak musim kemarau, kendati beberapa hari terakhir turun hujan, tetapi harus dipastikan sumber daya siap digunakan apabila terjadi kondisi darurat," katanya.
Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.