Pemkab Maluku Tenggara siapkan 15 Ribu masker gratis bagi warga hadapi kabut asap - ANTARA News Ambon, Maluku

2026/10/08

Ambon (ANTARA) -

Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) menyiapkan sebanyak 15 ribu masker untuk dibagikan kepada masyarakat sebagai langkah mengantisipasi dampak kesehatan akibat kabut asap yang menyelimuti sejumlah kawasan di Kota Langgur.

“Pada pembagian masker pertama, Dinas Kesehatan mengerahkan seluruh pegawai pada lokasi Watdek, seputaran lampu merah Ohoijang, pertigaan PLN Langgur dan Pasar Langgur,” kata Kepala Dinas Kesehatan Maluku Tenggara Mucshin Rahayaan melalui keterangan tertulis yang diterima di Ambon, Kamis.

Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun bersama jajarannya turun langsung membagikan masker kepada pengendara, pejalan kaki, pedagang, dan warga yang beraktivitas di ruang terbuka.

Mucshin mengatakan, seluruh pegawai dinas dikerahkan sejak pagi untuk membagikan masker sekaligus memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, pada tahap awal Dinas Kesehatan menyiapkan 50 dos atau sekitar 2.500 masker. Jumlah tersebut kemudian ditambah hingga mencapai sekitar 15 ribu masker untuk memperluas jangkauan pembagian kepada masyarakat.

Penanganan dampak kabut asap tidak hanya dilakukan di pusat Kota Langgur. Pemerintah daerah melibatkan 21 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Maluku Tenggara untuk membagikan masker dan memberikan edukasi kesehatan.

“Pembagian tidak hanya dilakukan di dalam kota, tetapi melibatkan 21 puskesmas se-Kabupaten Maluku Tenggara,” ujarnya.

Mucshin mengatakan, petugas puskesmas juga diarahkan memberikan sosialisasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat, terutama terkait upaya mencegah gangguan saluran pernapasan akibat paparan asap.

Langkah tersebut dilakukan setelah Bupati Maluku Tenggara meminta Dinas Kesehatan bergerak cepat menyikapi kondisi kabut asap yang berdampak terhadap aktivitas masyarakat.

Thaher mengimbau masyarakat menggunakan masker selama kabut asap masih berlangsung serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak memiliki keperluan mendesak.

Imbauan serupa disampaikan kepada siswa dan tenaga pendidik agar memperhatikan kondisi kesehatan selama kegiatan belajar-mengajar berlangsung.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara juga meminta nelayan dan pengguna transportasi laut meningkatkan kewaspadaan karena jarak pandang yang terbatas akibat kabut asap dapat meningkatkan risiko keselamatan selama perjalanan.

Masyarakat diminta tetap tenang dan waspada dengan mengutamakan kesehatan serta keselamatan selama kondisi kabut asap berlangsung.

Pewarta: Winda Herman
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.