Pemkab Lamandau dorong pacu daya saing melalui beasiswa SDM sawit
Senin, 14 September 2026 11:49 WIB
Pelepasan calon mahasiswa yang menerima Program Beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) Kelapa Sawit dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Tahun 2026 di Lamandau. (ANTARA/HO-Pemkab Lamandau)
Nanga Bulik (ANTARA) - Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah Rizky Aditya Putra mengatakan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri sehingga diperlukan kolaborasi berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan masyarakat.
Rizky di Nanga Bulik mengapresiasi partisipasi berbagai pihak dalam mendukung pembangunan daerah, salah satunya adalah Program Beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) Kelapa Sawit dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Tahun 2026.
Sebelumnya bupati telah melepas secara resmi calon mahasiswa penerima beasiswa program tersebut. Program beasiswa tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Dinas Perkebunan bekerja sama dengan BPDP dan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI untuk meningkatkan kualitas SDM di daerah.
Melalui program tersebut, sejumlah calon mahasiswa yang berasal dari masyarakat lokal Lamandau berhasil lolos sebagai penerima beasiswa SDM sawit tahun 2026.
Bupati berpesan kepada para calon mahasiswa penerima beasiswa agar memanfaatkan kesempatan pendidikan tersebut dengan sebaik-baiknya dan belajar secara sungguh-sungguh.
Rizky berharap program beasiswa tersebut dapat melahirkan generasi muda Lamandau yang memiliki kompetensi dan keahlian serta nantinya mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.
"Khususnya di sektor kelapa sawit, kita membutuhkan SDM yang semakin berkualitas," katanya.
Ia menambahkan Pemerintah Kabupaten Lamandau berharap program tersebut dapat terus berkembang sehingga menjangkau lebih banyak generasi muda di daerah.
Baca juga: Pemkab Lamandau prioritaskan penguatan ekonomi masyarakat
Baca juga: Festival Kutaringin dorong pelestarian budaya dan ekraf
Baca juga: Lamandau komitmen perkuat koordinasi dengan pusat hadapi tantangan pembangunan
Pewarta : Yansyah (*
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.