Pemkab Kutim tanggulangi stunting melalui sanitasi dasar - ANTARA News Kalimantan Timur

2026/07/24

Sangatta, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim), Kalimantan Timur terus berupaya menanggulangi stunting melalui penyediaan fasilitas sanitasi dasar guna menurunkan prevalensi stunting dari sekitar 25 persen menjadi 23,7 persen tahun ini.

"Untuk itu, masalah sanitasi dan infrastruktur dasar menjadi fokus utama Tim Percepatan Penanggulangan Stunting (TPPS) Kutim melalui pembangunan 1.700 unit septic tank guna menuntaskan ribuan rumah warga yang belum memiliki jamban dan sarana pembuangan limbah layak," ujar Wakil Bupati Kutim Mahyunadi di Sangatta, Jumat.

Dia mengatakan, langkah tersebut penting karena penyebab stunting selain karena kekurangan asupan gizi dan minimnya pengetahuan keluarga dalam pengasuhan hingga, juga karena sanitasi buruk yang berpotensi menularkan penyakit.

Kondisi lingkungan dan sanitasi yang buruk, katanya, merupakan salah satu faktor dominan pemicu stunting. Sedangkan sebanyak 1.700 kepala keluarga (KK) yang belum memiliki fasilitas jamban sehat, ia minta dikerjakan bertahap mulai tahun ini dan harus bisa diselesaikan sebelum 2030.

Dinas Perumahan dan Permukiman beserta Dinas Pekerjaan Umum, kata dia, segera bergerak cepat membangun fasilitas septic tank dan bilik sanitasi yang memadai untuk meningkatkan kesehatan warga.

Sebelumnya, Pemkab Kutim juga terus memperkuat layanan kesehatan dasar dengan mendorong percepatan pembangunan gedung mandiri bagi 153 posyandu, guna melengkapi 319 posyandu yang ada agar dapat melayani masyarakat secara optimal.

Ia juga meminta Dinas Pekerjaan Umum menyiapkan alokasi pembangunan 50 posyandu baru, sekaligus menggandeng sektor swasta melalui program corporate social responsibility (CSR) untuk mempercepat upaya penurunan stunting di Kabupaten Kutai Timur.

Sementara Kabid Permukiman Dinas Perkim Kutim M Noor, menyatakan kesiapan penuh untuk mengeksekusi pembangunan sarana sanitasi warga secara bertahap, dengan mengalokasikan dan merealisasikan pembangunan septic tank bagi seluruh KK terdata yang belum memiliki fasilitas tersebut.

"Dinas Perkim siap merealisasikan pembangunan 1.700 septic tank beserta fasilitas biliknya. Kami menyusun perencanaan teknis serta penganggaran secara cermat agar penuntasan sanitasi masyarakat bisa tercapai sesuai target," ujar M Noor.

Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.