Pemkab Kupang memperkuat PAUD melalui integrasi pendidikan dan gizi

2026/09/22

Pemkab Kupang memperkuat PAUD melalui integrasi pendidikan dan gizi

Selasa, 22 September 2026 12:15 WIB

Image Print

Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang Mateldius Sanam menyampaikan sambutan saat membuka Pelatihan Implementasi PAUD Berkualitas dan Pendidikan Gizi bagi Guru PAUD Kabupaten Kupang di Kota Kupang, NTT, Selasa (22/9/2026). (ANTARA/HO-Pemkab Kupang)

Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang, Nusa Tenggara Timur, memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui integrasi pendidikan dan gizi guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

‎Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang Mateldius Sanam di Kupang, Selasa, mengatakan integrasi pendidikan dan gizi juga menjadi bagian yang sangat penting, karena pendidikan dan kesehatan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam pembangunan manusia.

‎‎"Dalam konteks pembangunan Kabupaten Kupang, hal ini tentu memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan upaya kita bersama dalam percepatan penurunan stunting, peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak, penguatan ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar dia.

Hal itu disampaikannya saat membuka Pelatihan Integritas Pendidikan dan Gizi dan Implementasi PAUD Berkualitas Bagi Guru PAUD Kabupaten Kupang.

‎‎Kegiatan tersebut terlaksana atas kerjasama Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kupang dengan UNICEF Indonesia perwakilan NTT.

‎‎‎”Kegiatan ini secara khusus diarahkan pada penguatan kapasitas pendidik PAUD dalam menerapkan pembelajaran yang berkualitas, kontekstual dan berpusat pada anak," kata Mateldius.

‎Ia juga berpesan agar guru PAUD tidak hanya menjadi pengajar, tetapi menjadi pendamping tumbuh kembang anak.

‎"Pembelajaran yang berpusat pada anak berarti kita tidak memaksa semua anak untuk tumbuh dengan cara yang sama, tetapi kita memberikan ruang kepada anak untuk bertanya, bermain, bereksplorasi, berkreasi, berkomunikasi, dan belajar sesuai dengan tahap perkembangannya," ujarnya.

‎Ia menambahkan, anak yang sehat akan lebih siap belajar, anak yang memperoleh gizi yang baik akan memiliki peluang yang lebih besar untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, sehingga guru PAUD memiliki peran strategis untuk membangun kesadaran anak dan keluarga mengenai pola hidup sehat, kebersihan, makanan bergizi, pola asuh, serta pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak.

“Dengan demikian, PAUD bukan sektor yang berdiri sendiri, PAUD merupakan bagian dari ekosistem pembangunan manusia. Karena itu diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, guru, orang tua, tenaga kesehatan, pemerintah desa, gereja dan lembaga keagamaan, dunia usaha, masyarakat sipil, serta mitra pembangunan," ujarnya.

Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.