AKURAT.CO Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menyiapkan layanan kesehatan gratis bagi peserta dan tamu Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026.
Bupati Jombang Warsubi mengatakan fasilitas tersebut disiapkan untuk memastikan seluruh peserta muktamar, termasuk mereka yang berasal dari luar daerah, dapat memperoleh layanan kesehatan selama mengikuti rangkaian kegiatan.
“Kami sampai mengubah Perbup terkait Jamkesmaskin, agar masyarakat di luar Jombang yang mengalami masalah kesehatan bisa berobat gratis,” kata Warsubi saat meninjau venue utama Muktamar NU di Lapangan Untung Suropati, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang, Rabu (19/8/2026).
Baca Juga: Gus Lilur Minta Presiden Pastikan Tak Ada Intervensi Pemerintah di Muktamar NU
Menurut Warsubi, Pemkab Jombang melakukan penyesuaian terhadap regulasi daerah mengenai Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (Jamkesmaskin). Kebijakan tersebut memungkinkan masyarakat dari luar Jombang yang membutuhkan perawatan selama pelaksanaan muktamar memperoleh dukungan pembiayaan pelayanan kesehatan.
Selain layanan kesehatan, Pemkab Jombang juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung untuk memastikan pelaksanaan muktamar berjalan lancar. Dukungan tersebut meliputi pengaturan lalu lintas, penerangan jalan umum, armada kebersihan hingga penyediaan toilet portabel.
Warsubi meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bekerja maksimal dan berkoordinasi dengan panitia lokal agar berbagai kebutuhan pendukung dapat diselesaikan sebelum muktamar dimulai.
“Kami ingin seluruh persiapan dilakukan secara maksimal sehingga pelaksanaan Muktamar ke-35 NU dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat Jombang,” ujarnya.
Sementara itu, Tim Kreatif Muktamar ke-35 NU Helmy M. Noor mengatakan venue utama di Lapangan Untung Suropati disiapkan untuk menampung sekitar 5.000 orang.
Venue tersebut dilengkapi sejumlah tenda berukuran besar yang dibagi menjadi tiga sektor. Tenda A berukuran 20x60 meter disiapkan untuk undangan, Tenda B berukuran 25x60 meter untuk Presiden dan jajaran menteri, sedangkan Tenda C berukuran 20x60 meter diperuntukkan bagi dzurriyah Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
“Venue juga dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, seperti gerbang utama, videotron, ruang tunggu VIP berpendingin udara, serta sejumlah lokasi nonton bareng untuk mendukung kenyamanan masyarakat selama Muktamar ke-35 NU,” kata Helmy.
Hingga pertengahan Agustus 2026, persiapan di venue utama disebut telah memasuki tahap akhir. Muktamar ke-35 NU diperkirakan akan dihadiri puluhan ribu tamu dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam peninjauan tersebut, Warsubi didampingi Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid atau Gus Salman, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, serta jajaran kepala OPD.
Baca Juga: Jelang Muktamar ke-35 NU, PBNU Tinjau Lokasi dan Gelar Istighotsah Terbatas di Jombang
Rombongan Pemkab Jombang diterima Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq) bersama Tim Kreatif Muktamar Helmy M. Noor.
Muktamar ke-35 NU akan digelar di Kabupaten Jombang pada 27–31 Agustus 2026 dan menjadi agenda penting bagi organisasi dalam menentukan arah kepemimpinan serta program NU ke depan.