Deli Serdang (ANTARA) - Pemkab Deli Serdang, Sumatera Utara, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus memperkuat kolaborasi dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan di daerah itu melalui program bedah rumah tidak layak huni.
Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan di Lubuk Pakam, Senin, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif Baznas dalam membantu masyarakat, termasuk dalam program bedah rumah dari tidak layak menjadi layak huni.
"Saya mengapresiasi seraya mendorong Baznas Deli Serdang terus berkolaborasi dengan Pemkab menghadirkan program yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, termasuk bantuan bedah rumah yang terus diperkuat," katanya.
Bupati menegaskan agar zakat dari ASN dan masyarakat dikelola secara amanah dan disalurkan tepat sasaran untuk menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
"Saya berharap zakat dikelola secara amanah dan disalurkan tepat sasaran sehingga lebih banyak masyarakat yang membutuhkan yang menerima bantuan,” katanya.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Ketua Baznas Deli Serdang, Surya, mengonfirmasi telah melakukan verifikasi lapangan berdasarkan data Dinas Sosial, dengan prioritas penerima pada kategori desil 1 dan 2.
"Kami sudah survei ke lokasi penerima berdasarkan data Dinas Sosial. Diprioritaskan untuk masyarakat desil 1–2. Namun, data valid di lapangan tetap kita tindak lanjuti misalnya ada desil 4 yang kondisi rumahnya dan kehidupannya memang tidak layak," katanya.
Program bedah rumah itu menyasar sejumlah titik, seperti Tanjung Morawa, Namorambe, Lubuk Pakam, Patumbak, Pantai Labu, dan Hamparan Perak.
Pembangunannya juga memberdayakan warga lokal sebagai tenaga kerja sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penurunan angka pengangguran.
Pewarta: Juraidi
Editor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.