Muara Bulian, Batanghari (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang Hari, Jambi, terus mendorong upaya pelestarian sejarah dan kebudayaan melalui rencana pembangunan museum.
Wakil Bupati Kabupaten Batang Hari H. Bakhtiar mengatakan bahwa permohonan Bupati Batang Hari terkait rencana pembangunan museum sekaligus dukungan pemerintah pusat terhadap upaya penyelamatan episentrum peradaban Sungai Batanghari di Kabupaten Batang Hari.
"Pembangunan museum itu yang akan menjadi wadah penyelamatan serta pengenalan jejak peradaban Sungai Batanghari."kata Wabup dalam keterangan diterima, Rabu.
Langkah tersebut ditindaklanjuti Wakil Bupati Batang Hari H. Bakhtiar melalui audiensi dengan Kementerian Kebudayaan RI di Jakarta. Dan disambut Direktur Sejarah dan Permuseuman, Endah Budi Haryani, bersama jajaran Kementerian Kebudayaan RI.
Audiensi ini menjadi bagian dari langkah Pemkab Batang Hari untuk memperkuat perhatian terhadap peninggalan sejarah dan kebudayaan yang memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan terbentuknya Kabupaten Batang Hari.
Salah satu kawasan yang menjadi perhatian yaitu Muara Tembesi. Wilayah tersebut memiliki sejumlah peninggalan sejarah, termasuk kawasan cagar budaya Benteng Belanda yang menjadi bagian dari jejak sejarah peradaban di sepanjang Sungai Batanghari.
Peradaban Sungai Batanghari pada masa lampau memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Sungai itu tidak hanya menjadi jalur transportasi utama, tetapi juga menjadi sarana perdagangan dan mendukung perkembangan pemerintahan pada masa lalu.
Jejak sejarah tersebut dinilai memiliki keterkaitan dengan perjalanan terbentuknya Kabupaten Batang Hari dan menjadi bagian penting dari identitas sejarah daerah saat ini.
Rencana pembangunan museum diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk melindungi peninggalan sejarah sekaligus mendokumentasikan dan memperkenalkan nilai-nilai peradaban Sungai Batanghari kepada generasi mendatang.
"Museum itu nantinya diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga ruang edukasi bagi masyarakat untuk mengenal sejarah, budaya dan tradisi yang berkembang di Kabupaten Batang Hari,"ujarnya
Dalam audiensi tersebut, Wakil Bupati Batang Hari didampingi perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Untuk itu, Pemkab Batang Hari berharap dukungan pemerintah pusat dapat memperkuat langkah pelestarian kawasan bersejarah sekaligus membuka ruang bagi pengembangan sejarah dan kebudayaan daerah agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Pewarta: Riski Apriyani
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.