Muara Bulian, Batanghari (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang Hari, Jambi mengapresiasi tradisi sedekah bubur yang masih dilestarikan masyarakat Desa Pasar Terusan setiap selesai menanam padi.
Bupati Kabupaten Batang Hari Muhammad Fadhil Arief, Selasa, mengatakan sedekah bubur atau makan bersama sesama petani sawah merupakan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Pasar Terusan.
"Budaya masyarakat Pasar Terusan ini, setiap selesai menanam padi mengadakan hajatan sedekah bubur atau makan bersama sebagai ungkapan syukur kepada Allah, karena telah diberi kesempatan menyelesaikan masa tanam,"katanya.
Tradisi ini menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus doa agar musim panen mendatang memberikan hasil yang melimpah. Dan kegiatan itu juga menjadi doa agar hasil panen nantinya berlimpah sesuai harapan para petani.
Menurut Bupati Batang Hari tradisi tersebut sejalan dengan program ketahanan pangan nasional yang saat ini diimplementasikan di Kabupaten Batang Hari.
Ia menilai ketahanan pangan merupakan hal yang sangat strategis karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan kehidupan masyarakat.
Sementara itu, pada momentum peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, Fadhil mengajak masyarakat untuk memaknai kemerdekaan melalui kemandirian bangsa dalam memenuhi kebutuhan pangan dan energi.
"Ketahanan pangan ini bagian dari kemerdekaan. Jika pangan dan energi dapat kita sediakan secara mandiri oleh bangsa sendiri, maka itulah wujud kemerdekaan yang harus terus kita perjuangkan," ujarnya.
Fadhil menegaskan, tradisi sedekah bubur bukan hanya menjadi warisan budaya masyarakat Pasar Terusan, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong, kebersamaan, dan semangat para petani dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan di Kabupaten Batang Hari.
Dengan demikian Bupati Fadhil menyampaikan jika nanti di bulan 12 sudah mulai memasuki masa menuai padi, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan diharapkan ikut mendampingi kembali para petani agar kembali melakukan proses tanam lanjutan. Sebab, wilayah pasar terusan dinilai sangat berpotensi untuk menghasilkan produktivitas padi.
Pewarta: Riski Apriyani
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.