Pemkab Bantul bangun TPR Pantai Pandansimo guna sokong jalur Pansela

2026/08/12

Pemkab Bantul bangun TPR Pantai Pandansimo guna sokong jalur Pansela

Kamis, 13 Agustus 2026 06:46 WIB

Image Print

Kepala Dinas Pariwisata Bantul Saryadi (kiri) saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan gapura pintu masuk sekaligus tempat pemungutan retribusi (TPR) Pantai Pandansimo, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (12/8/2026). ANTARA/Agung Dwi Prakoso

Yogyakarta (ANTARA) - Pemkab Bantul melalu Dinas Pariwisata mulai membangun gapura pintu masuk sekaligus Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) terpadu di kawasan Pantai Pandansimo untuk menyokong pengembangan Jalur Jalan Lintas Selatan (Pansela) Jawa.

Kepala Dinas Pariwisata Bantul Saryadi di Bantul, Rabu, mengatakan pembangunan gapura yang juga sebagai upaya meningkatkan fasilitas dan tata kelola kunjungan wisatawan tersebut, didanai melalui bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Bank BPD DIY yang agenda peletakan batu pertama dilakukan pada hari ini sebagai tanda dimulainya pembangunan.

"Dari awal Pantai Pandansimo dibuka untuk wisata memang belum ada gapura gerbang masuk di sini," katanya.

Menurut dia, gapura baru tersebut dirancang dengan mengangkat potensi masyarakat sekitar, khususnya unsur wisata kuliner makanan laut dengan konsep desain gapura akan menampilkan simbol hewan laut seperti udang dan kepiting.

"Ikon yang diangkat dalam gapura bertemakan wisata kuliner seafood, dengan unsur simbol seperti udang dan kepiting," ujarnya.

Selain menjadi gerbang masuk yang ikonik, gapura tersebut sekaligus akan difungsikan sebagai lokasi TPR bagi pengunjung Pantai Pandansimo yang selama ini dinilai pemungutan retribusi dilakukan di tempat yang belum representatif.

Baca juga: Gunungkidul mempromosikan destinasi wisata melalui "event sport tourism"

Baca juga: Satpol PP Gunungkidul memperkuat peran SRI jaga wisata pantai

"Kita konsep gapura ini tidak sekadar pintu masuk, tetapi juga sekaligus sebagai tempat pemungutan retribusi, baik retribusi pariwisata maupun retribusi parkir secara terpadu," katanya.

Saryadi menargetkan pembangunan gapura tersebut dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tiga bulan setelah peletakan batu pertama.

"Sekitar tiga bulan lah untuk prosesnya," ujarnya.

Ia mengatakan Pantai Pandansimo merupakan salah satu objek wisata di kawasan pantai selatan Bantul yang memiliki potensi kunjungan, meskipun jumlah wisatawannya masih jauh dibandingkan dengan Pantai Parangtritis.

"Kunjungan wisata di Pansela Bantul itu tertinggi tetap Parangtritis, itu lebih dari 90 persen kunjungan, yang 10 persennya ini di kawasan sekitar salah satunya Pandansimo," ujarnya.

Menurut dia, potensi Pantai Pandansimo juga didukung sejumlah objek wisata di sekitarnya yang mulai berkembang, di antaranya Pantai Kuwaru, Pantai Cangkring, dan Pantai Goa Cemara.

Pembangunan gapura sekaligus TPR tersebut diharapkan dapat memberikan fasilitas yang lebih representatif bagi wisatawan sekaligus mendukung pengelolaan kunjungan dan retribusi di kawasan Pantai Pandansimo.

Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026