Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu melalui Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) menggelar "Pelatihan Hard Skill Kewirausahaan Terpadu" bagi warga Kelurahan Pulau Kelapa sebagai upaya meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya pelaku usaha baru yang mampu memperkuat perekonomian keluarga.
“Total ada 21 warga Kelurahan Pulau Kelapa mengikuti pelatihan yang digelar di RPTRA Nyiur Melambai,” kata Kepala Suku Dinas PPAPP Kepulauan Seribu, Simon Baginda Pardomuan di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan mendorong tumbuhnya pelaku usaha baru di wilayah Kepulauan Seribu.
"Kami terus berupaya menghadirkan program pemberdayaan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata dia.
Menurut dia melalui pelatihan kewirausahaan ini, warga tidak hanya memperoleh keterampilan memasak.
“Tetapi juga pengetahuan untuk mengembangkan usaha yang mampu meningkatkan perekonomian keluarga," kata dia.
Menurut dia pengembangan keterampilan berbasis potensi lokal dan kebutuhan pasar menjadi salah satu strategi dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan.
Sementara itu, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Keluarga (PMKK) Sudin PPAPP Kepulauan Seribu, Ira Rachmawati, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan hari kedua pelatihan setelah sebelumnya sukses digelar di Kelurahan Pulau Untung Jawa.
Pelatihan ini merupakan upaya pemberdayaan masyarakat khususnya perempuan agar memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif serta mendorong lahirnya pelaku usaha baru yang berdaya saing.
Ia menambahkan pelatihan menghadirkan instruktur profesional dari Olivia Baking Course. Pada sesi praktek, peserta diajarkan membuat menu Ayam Bumbu Woku dan Wonton Chili Oil yang dinilai memiliki peluang pasar cukup menjanjikan.
Selain teknik memasak, peserta juga mendapatkan materi tentang penyajian produk, teknik pengemasan, hingga perhitungan sederhana harga jual.
“Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk membangun usaha rumahan yang berkelanjutan," kata dia.
Selain pelatihan, seluruh peserta juga menerima bantuan berupa peralatan memasak dan bahan-bahan pendukung untuk menunjang praktik usaha setelah pelatihan selesai.
Baca juga: Distamhut DKI tindaklanjuti usulan pengadaan TPU di Pulau Kelapa
Baca juga: Basarnas cari awak kapal kargo jatuh di Laut Jawa Kepulauan Seribu
Baca juga: Cegah abrasi dan rob, Sudin SDA perbaiki tanggul di Pulau Pramuka
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.