Berdasarkan hasil drawing yang diumumkan 29 Juli 2026, Indonesia dan Malaysia tergabung di Grup A Divisi Premier. Dua tim lainnya yang menghuni grup tersebut adalah India dan Singapura.
Tan Cheng Hoe menilai persaingan di Grup A tidak akan berjalan mudah. Menurutnya, seluruh kontestan memiliki kualitas yang mampu menyulitkan langkah Harimau Malaya.
"Ini tantangan yang bagus bagi kami untuk bertanding di kejuaraan ini. Di saat yang sama, kita tahu Indonesia adalah salah satu tim terkuat di grup tersebut," katanya.
Baca Juga: Erick Thohir: Indonesia dan Hong Kong Bersiap Gelar FIFA ASEAN Cup 2026
Meski menempatkan Indonesia sebagai lawan terberat, pelatih berusia 58 tahun itu meminta anak asuhnya tidak mengabaikan kekuatan tim lain. Ia menilai Singapura dan India juga layak mendapat perhatian serius.
"Kami juga tidak bisa memandang sebelah mata Singapura yang sedang dalam persiapan menuju Piala Asia. India juga berada di grup ini, dan saya melihat Indonesia sebagai tim favorit," ujar Tan Cheng Hoe.
Pertemuan Indonesia dan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus menghidupkan kembali rivalitas panjang kedua negara di level internasional. Kedua tim terakhir kali saling berhadapan pada fase grup Piala AFF 2020.
Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia meraih kemenangan 4-1 atas Malaysia. Empat gol Garuda dicetak Irfan Jaya yang memborong dua gol, serta masing-masing satu gol dari Pratama Arhan dan Elkan Baggott.
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 3 Oktober 2026. Turnamen ini menjadi kompetisi baru di bawah naungan FIFA yang masuk ke dalam kalender pertandingan internasional.
Baca Juga: Perbedaan Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup, Jangan Sampai Keliru! Ini Penjelasan Lengkapnya
Status tersebut membuat setiap peserta berpeluang menambah poin dalam peringkat FIFA. Karena itu, seluruh tim diperkirakan akan menurunkan komposisi pemain terbaik sepanjang turnamen.
Divisi Premier terbagi ke dalam dua grup. Grup A dihuni Indonesia, Malaysia, India, dan Singapura, sedangkan Grup B diisi Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan.
Sementara itu, Challenge Division juga dibagi menjadi dua grup. Grup A dihuni Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam, sedangkan Grup B berisi Kamboja, Laos, dan Timor Leste.
Babak penyisihan akan menggunakan format setengah kompetisi atau single round-robin. Juara grup dari masing-masing divisi akan melaju ke partai final, sedangkan tim peringkat kedua akan bertanding dalam laga perebutan posisi ketiga.