:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Gavi angkat suara soal keributan dengan Leandro Paredes yang terjadi setelah final Piala Dunia 2026. Gelandang Barcelona dan Timnas Spanyol itu menilai tidak perlu ada skorsing tambahan untuk gelandang Argentina tersebut.
Laga puncak yang dimenangi Spanyol 1-0 atas Argentina itu menutup penantian 16 tahun La Furia Roja untuk kembali menjadi juara dunia. Namun euforia sempat terusik oleh insiden adu mulut di lapangan sesaat setelah peluit panjang.
Gavi menjelaskan dirinya berusaha menenangkan situasi ketika Eric Garcia terlibat ketegangan dengan pemain Argentina. Pandangannya mengenai penanganan insiden tersebut disampaikan dalam wawancara yang dikutip Mundo Deportivo.
Gavi Pilih Redam, Tak Dukung Skors Paredes
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302473/original/030559500_1784555002-Spain_s_Gavi__left__falls_as_he_scuffles_with_Argentina_s_Leandro_Paredes__5__and_Thiago_Almada.jpg)
Perbesar
Dalam penjelasannya, Gavi menolak desakan agar Paredes dijatuhi sanksi lanjutan. Ia mengakui insiden itu bukan contoh yang baik, tetapi menilai keputusan disiplin semestinya diambil saat pertandingan berlangsung.
Ia menekankan kehadirannya di tengah keributan adalah untuk meredakan suasana, bukan menambah ketegangan. Fokusnya tertuju pada situasi yang melibatkan Eric Garcia sebelum akhirnya meluas dan menyita perhatian banyak pihak.
Pernyataan Gavi tersebut menunjukkan keinginannya agar perkara di lapangan diselesaikan tuntas pada momen pertandingan, tanpa diperpanjang menjadi polemik setelah laga usai.
FIFA Batalkan Kartu Merah Paredes
Kontroversi berkembang setelah FIFA meninjau kembali kejadian pascalaga. Usai evaluasi, badan sepak bola dunia itu memutuskan membatalkan kartu merah yang sebelumnya diberikan kepada Paredes akibat keterlibatannya dalam bentrokan antarpemain.
Keputusan tersebut menghentikan spekulasi mengenai kemungkinan sanksi tambahan bagi gelandang Argentina itu. Penilaian ulang dilakukan atas insiden yang terjadi setelah pertandingan selesai, bukan saat bola masih bergulir.
Keributan sendiri meletup beberapa saat setelah Spanyol memastikan gelar juara dan mengangkat trofi. Dari momen itulah kartu merah sempat diberikan, sebelum akhirnya dibatalkan oleh FIFA.
Adu Mulut Usai Laga dan Sikap Kedua Tim
Gavi ikut berada di tengah kejadian ketika ia mencoba melerai perselisihan yang melibatkan Eric Garcia. Situasi kemudian berkembang menjadi adu mulut yang melibatkan sejumlah pemain dari kedua kesebelasan.
Meski sempat memicu perdebatan di kalangan penggemar, baik kubu Spanyol maupun Argentina tampaknya tidak berniat memperpanjang insiden tersebut. Para pemain kini diarahkan untuk kembali ke agenda klub dan tim nasional masing-masing.
"Tidak, sejujurnya saya tidak berpikir mereka harus diskors. Saya mengerti itu bukan contoh yang baik bagi anak-anak, tetapi ada sisi sepak bola yang memang lebih keras. Mungkin yang paling tepat adalah mengusirnya saat pertandingan berlangsung dan selesai sampai di situ. Pada akhirnya, saya pikir itu bagian dari sepak bola," ujar Gavi.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Barcelona Amankan Wonderkid Klub Belgia, Karim Adeyemi Segera Diresmikan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
Pelaku Kekerasan Argentina di Final Piala Dunia 2026 Tidak Perlu Dihukum4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
Gelandang Argentina Sindir Teori Konspirasi di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
Dipeluk usai Final Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Beberkan Pesan Lionel Messi6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
Malaysia Siap Ikut Bersaing Jadi Tuan Rumah Piala Dunia6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
Thomas Tuchel Dituduh Ingin Dipecat usai Inggris Kandas di Piala Dunia 20269 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
Tokoh Global Puji Kesuksesan Meksiko Gelar Piala Dunia 202612 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
Presiden Liga Spanyol Desak Gianni Infantino Mundur dari FIFA, Ini Alasannya19 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
Emiliano Martinez Isyaratkan Pensiun dari Timnas Argentina usai Gagal Juara Piala Dunia 202620 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
Tradisi Pedri Tendang Penalti usai Rebut Gelar Bergengsi, Ayah Jadi Kiper1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
Media Argentina Sorot Parade Juara Spanyol, Marc Cucurella Dituduh Sindir Tim Tango1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
FIFA Klarifikasi Isu Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 20261 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
Leandro Paredes Buka Suara usai Serang Pemain Spanyol di Final Piala Dunia 20261 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
Lihat Selengkapnya