Paten Baru Mazda Ungkap Mobil Sport Atap Terbuka dengan Pintu Butterfly, Bukan Mesin Rotary?

2026/07/20

AKURAT.CO Mazda kembali memicu spekulasi soal mobil sport barunya setelah dua dokumen paten terbaru muncul ke publik. Menariknya, paten tersebut menampilkan mobil atap terbuka bermesin depan dengan penggerak roda belakang dan pintu model butterfly.

Kedua paten itu tidak menyebut nama mobil yang dimaksud. Namun, desain yang ditampilkan mengarah pada dua kandidat, yakni generasi terbaru Mazda MX-5 atau versi produksi dari konsep Iconic SP.

Kabarnya, mobil tersebut menggunakan mesin empat silinder yang dipasang memanjang (longitudinal). Sketsa juga memperlihatkan penggunaan pintu butterfly yang terbuka ke atas, fitur yang belum pernah dipakai Mazda pada mobil produksinya.

Dikutip dari CarBuzz, Senin (20/7/2026), Mazda menjelaskan rancangan pilar depan (A-pillar) yang diposisikan lebih dekat ke menara suspensi. Tujuannya adalah meningkatkan kekakuan sasis agar tetap kuat meski menggunakan bodi convertible.

Mazda juga menyertakan struktur penguat tambahan yang membantu menyalurkan beban dari suspensi ke bagian pilar bodi. Selain itu, terdapat komponen bernama apron frame yang berfungsi meningkatkan kekuatan rangka depan tanpa menambah bobot secara signifikan.

Sementara itu, paten kedua membahas sistem perlindungan saat terjadi tabrakan. Mazda merancang jalur distribusi benturan melalui firewall, side sill, hingga bagian belakang mobil agar keselamatan penumpang lebih terjaga.

Hal lain yang menarik adalah ilustrasi mesin empat silinder dan terowongan transmisi konvensional. Detail ini berbeda dari konsep Iconic SP yang sebelumnya diperkenalkan menggunakan mesin rotary sebagai range extender.

Muncul dugaan bahwa Mazda sedang mempertimbangkan perubahan besar untuk MX-5 generasi berikutnya. Di sisi lain, tidak menutup kemungkinan Iconic SP justru akan diproduksi dengan mesin empat silinder konvensional.

Meski demikian, sejumlah pihak menilai penggunaan pintu butterfly kurang sesuai dengan karakter MX-5 yang selama ini dikenal ringan, sederhana dan terjangkau. Karena itu, fitur tersebut dinilai lebih cocok diterapkan pada Iconic SP yang diposisikan sebagai mobil sport premium.

Ada pula kemungkinan Mazda tengah mengembangkan satu platform yang dapat digunakan untuk dua model sekaligus. Jika benar, paten tersebut bisa menjadi gambaran awal dari arsitektur baru yang akan menjadi dasar bagi mobil sport Mazda di masa depan.