Papua Tengah dukung pembangunan berkelanjutan lewat Papeda Summit - ANTARA News Papua Tengah

2026/08/10

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua Tengah mendukung penguatan pembangunan berkelanjutan di tanah Papua melalui Papeda Summit 2026 yang akan menjadi ruang dialog antarpemangku kepentingan.

Sekretaris Provinsi Papua Tengah Silwanus Sumule mengatakan forum tersebut merupakan wadah strategis untuk membahas berbagai isu pembangunan yang dihadapi masyarakat di Tanah Papua.

"Barang ini ide yang bagus, tapi saran saya adalah harus membumi," kata Silwanus dalam keterangannya pada Senin.

Menurut dia, pembangunan di tanah Papua perlu memperhatikan kebutuhan masyarakat serta kondisi di daerah sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat diterapkan secara nyata.

Silwanus juga memberikan sejumlah masukan untuk menjadi bahan pembahasan dalam Papeda Summit, antara lain implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 106 Tahun 2021 dan Peraturan Pemerintah Nomor 107 Tahun 2021 sebagai bagian dari pelaksanaan Otonomi Khusus.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya penguatan isu lingkungan hidup dalam kerangka pembangunan nasional, pembahasan Dana Otonomi Khusus, serta skema perlindungan hak masyarakat adat atas tanah tanpa harus kehilangan kepemilikannya.

Ketua Bersama III Papeda Summit 2026 Vania Komegi mengatakan forum tersebut dirancang untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan guna merumuskan masukan dari daerah menjadi rekomendasi kebijakan yang dapat disampaikan kepada pemerintah pusat.

“Papeda Summit menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai pihak agar masukan dari daerah dapat dirumuskan menjadi rekomendasi yang disampaikan langsung kepada pemerintah nasional terkait arah pembangunan di Tanah Papua," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Papeda Summit Retno Widiyastuti mengatakan forum tersebut akan mempertemukan para gubernur di Tanah Papua dengan masyarakat adat, akademisi, pelaku usaha, organisasi masyarakat sipil, dan pemerhati lingkungan.

Ia berharap seluruh gubernur di Tanah Papua dapat hadir dan terlibat dalam pembahasan mengenai arah pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut.

“Kami ingin menghadirkan ruang dialog bersama untuk menjawab satu pertanyaan besar, yaitu ke mana arah pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua," katanya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan Papua Tengah Yan Richard Pugu menekankan pentingnya penyusunan konsep tata ruang yang terintegrasi sebagai acuan bersama bagi enam provinsi di Tanah Papua.

Menurut dia, perencanaan tata ruang diperlukan agar pembangunan dapat berjalan selaras dengan perlindungan kawasan hutan dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Papeda Summit 2026 akan berlangsung di Sorong, Papua Barat Daya, pada 2-4 September 2026. Forum yang diinisiasi lebih dari 50 organisasi masyarakat sipil tersebut diharapkan menjadi platform dua tahunan untuk memperkuat kolaborasi, mendorong inovasi dan investasi, serta mempercepat pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua.

Tiga tema utama yang akan dibahas dalam forum tersebut yakni kepemimpinan dan komitmen, masyarakat adat dan ekosistem, serta pembiayaan dan ekonomi masa depan.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Papua Tengah dukung pembangunan berkelanjutan lewat Papeda Summit

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.