OMC tahap II digelar, PJT I perkuat ketahanan air Danau Toba - ANTARA News Sumatera Utara

2026/09/22

Tapanuli Utara (ANTARA) - Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tahap II pada 21 September hingga 15 Oktober 2026.

Pelaksanaan OMC tersebut diarahkan untuk meningkatkan potensi hujan di kawasan Danau Toba dan daerah tangkapan airnya guna mendukung ketersediaan air bagi berbagai kebutuhan.

Direktur Operasional PJT I Milfan Rantawi mengatakan OMC tidak semata-mata ditujukan agar hujan turun langsung di permukaan Danau Toba, tetapi juga untuk meningkatkan pasokan air dari daerah tangkapan sehingga ketersediaannya dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Bagaimana menjaga ketersediaan air Danau Toba. Sebenarnya kita tidak ingin seluruh air langsung jatuh ke atas permukaan air, namun bagaimana air yang turun itu berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Milfan, pengelolaan sumber daya air Danau Toba harus memperhitungkan kebutuhan berbagai sektor, mulai dari industri, pembangkit listrik hingga irigasi.

Karena itu, pelaksanaan OMC menjadi salah satu upaya untuk mengoptimalkan potensi hujan yang tersedia sekaligus mendukung ketahanan air di kawasan Danau Toba.

Sementara itu, Direktur OMC BMKG Budi Harsoyo mengatakan pelaksanaan OMC tahap II pada September-Oktober telah direncanakan dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer dan periode menuju musim hujan.

“Perencanaannya sudah sangat baik. Kenapa dilakukan September-Oktober, nantinya pada November yang biasanya hujan, debit air akan berkelanjutan,” katanya.

Budi menjelaskan pelaksanaan OMC tidak hanya berdasarkan penetapan tanggal, tetapi menyesuaikan dengan kondisi atmosfer dan potensi pertumbuhan awan yang tersedia.

Sasaran operasi mencakup wilayah perairan Danau Toba maupun daerah tangkapan airnya.
Dalam proses OMC, bahan semai berupa garam atau natrium klorida (NaCl) digunakan sebagai inti kondensasi untuk membantu mempercepat pembentukan butiran air di dalam awan.

Melalui OMC tahap II, PJT I, BMKG, dan Inalum berupaya mengoptimalkan potensi hujan untuk mendukung kebutuhan air baku, irigasi, pembangkit listrik, industri, dan aktivitas masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat ketahanan air, pangan, dan energi dengan menjaga keberlanjutan sumber daya air Danau Toba sebagai bagian dari sistem Sungai Asahan.

Pewarta: Rinto Aritonang
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.