Nikita Mirzani Telepon Rieke Diah Pitaloka Tengah Malam dari Penjara, Ternyata Minta Tolong Ini

2026/09/30

Rabu, 30 September 2026 - 17:30 WIB

VIVA – Rieke Diah Pitaloka mengungkap momen yang membuat dia akhirnya ikut menaruh perhatian pada kasus hukum yang menjerat Nikita Mirzani. Bukan karena kedekatan, melainkan sebuah telepon misterius yang masuk pada tengah malam.

Baca Juga

Rieke mengaku sebelumnya tidak mengenal dekat Nikita Mirzani. Bahkan, ia sempat memilih untuk tidak ikut campur dalam perkara hukum yang tengah dihadapi artis tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Rieke, saat itu sudah banyak pihak yang menyuarakan dukungan untuk Nikita. Ia pun tidak ingin keterlibatannya justru dianggap sebagai upaya mencari popularitas.

Baca Juga

"Aku enggak kenal sama Nikita Mirzani dan aku enggak pernah ikut ngurusin karena aku ngerasa bahwa oh sudah banyak yang membela kasus itu atau banyak yang bersuara. Jangan sampai kita kemudian dianggap mau pansos gitu ya," ujar Rieke, dikutip Youtube C8 Podcast, Rabu 30 September 2026. 

Sikap tersebut kemudian berubah setelah Rieke mendapat panggilan telepon pada suatu malam.

Baca Juga

Nomor yang masuk ke teleponnya tidak terlihat. Meski demikian, Rieke memutuskan untuk mengangkat panggilan tersebut.

Ia dibuat terkejut setelah mengetahui siapa yang berada di balik sambungan telepon itu. Nikita Mirzani ternyata menelepon dari dalam penjara dengan menggunakan ponsel milik petugas.

Dalam percakapan singkat tersebut, Nikita disebut langsung meminta bantuan kepada Rieke.

"Ada orang malam-malam telepon enggak ada nomornya akhirnya aku angkat, ternyata besti kita Nikita Mirzani, dia pinjam handphone-nya penjaga gitu dengan terburu-buru, 'Tolong bantu saya, bantu saya' gitu," ungkap Rieke.

Telepon itu rupanya tidak berlangsung lama. Rieke mengatakan Nikita hanya menyampaikan permintaan pertolongan sebelum sambungan tersebut berakhir.

"Dan kemudian itu singkat saja teleponnya, 'Tolong saya Mbak, tolong saya', cuman gitu doang teleponnya," kata Rieke.

Meski mendengar langsung permintaan tersebut, Rieke tidak serta-merta mengambil tindakan. Ia memilih memahami perkara yang sedang dihadapi Nikita terlebih dahulu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rieke menyadari persoalan tersebut berada dalam ranah hukum sehingga dirinya tidak ingin gegabah memberikan bantuan tanpa mengetahui duduk perkara secara mendalam.

"Aduh saya mesti gimana ya, aku enggak paham gitu harus bagaimana. Karena aku orangnya kalau belum yakin, belum deep untuk research-nya, aku enggak terlalu berani karena ini kasus yang masuk ranah hukum serious gitu," jelasnya.

Halaman Selanjutnya

Beberapa waktu kemudian, Rieke memutuskan menemui Nikita secara langsung. Pertemuan itu dilakukan saat bulan Ramadan.