Salma Laiqa, CNBC Indonesia
06 September 2026 16:45
Jakarta, CNBCÂ Indonesia - Banyaknya jumlah danau di suatu negara bukan sekadar soal bentang alam. Danau berperan sebagai penyimpan air alami, menopang ekosistem, serta menjadi salah satu sumber penting bagi kebutuhan air manusia dan aktivitas ekonomi.
Namun, jumlah danau tidak selalu mencerminkan besarnya cadangan air suatu negara. Luas, kedalaman, hingga kondisi geografis turut menentukan seberapa besar peran danau terhadap ketersediaan air.
Jejak lapisan es purba masih terlihat jelas dalam persebaran danau di dunia saat ini, terutama di kawasan belahan bumi utara. Proses glasial pada masa lalu membentuk bentang alam dengan konsentrasi danau yang sangat tinggi di sejumlah negara.
Berdasarkan data HydroLAKES, jumlah danau dihitung dengan batas luas minimal 0,1 kilometer persegi. Data ini tidak memasukkan waduk maupun danau yang diatur secara buatan. Untuk danau yang melintasi perbatasan, pencatatan dilakukan berdasarkan negara tempat air danau tersebut mengalir keluar.
Kanada Jauh Memimpin
Kanada menjadi negara dengan jumlah danau terbanyak di dunia dengan selisih yang sangat jauh dibandingkan negara lain.
Di posisi kedua terdapat Rusia dengan 201.240 danau, disusul Amerika Serikat dengan 102.519 danau. China berada di peringkat keempat dengan 23.751 danau.
Secara keseluruhan, Kanada, Rusia, dan Amerika Serikat menguasai lebih dari 83% dari sekitar 1,42 juta danau yang tercatat dalam dataset tersebut.
Namun, jumlah danau tidak selalu sejalan dengan luas total permukaannya. Danau-danau di Kanada mencakup area sekitar 313.800 mil persegi, sementara Rusia sekitar 240.400 mil persegi.
Total luas Rusia juga mencakup Laut Kaspia, yang secara geografis dikategorikan sebagai danau dan merupakan danau terbesar di dunia berdasarkan luas permukaan.
Batas minimum ukuran danau juga berpengaruh besar terhadap peringkat. Finlandia, misalnya, memiliki sekitar 168.000 danau jika menggunakan ambang luas minimal 0,0002 mil persegi. Namun, hanya 7.898 danau yang memenuhi batas minimal 0,04 mil persegi yang digunakan dalam dataset ini.
Kenapa Kanada dan Rusia Punya Begitu Banyak Danau?
Banyaknya danau di Kanada dan Rusia berkaitan erat dengan letak geografis keduanya di wilayah utara.
Selama beberapa periode zaman es, lapisan es raksasa membentuk ulang bentang alam di kawasan tersebut. Ketika es kemudian mencair dan mundur, cekungan-cekungan yang terbentuk serta perubahan sistem aliran air terisi oleh air dan membentuk banyak danau.
Rusia juga memiliki salah satu danau air tawar paling luar biasa di dunia, yakni Danau Baikal di Siberia. Danau ini merupakan danau terdalam di dunia dan menyimpan sekitar 20% cadangan air tawar dunia yang tidak membeku.
Jumlah Danau Bukan Satu-satunya Patokan Ukuran
Banyaknya jumlah danau tidak selalu sejalan dengan luas total permukaannya. Kazakhstan, misalnya, memiliki jumlah danau sekitar setengah dari Swedia, tetapi total luas danaunya lebih dari dua kali lipat, mencapai sekitar 22.300 mil persegi.
Indonesia sendiri berada di peringkat ke-21 dunia dalam data HydroLAKES, dengan 3.022 danau yang memenuhi kriteria luas minimal 0,1 kilometer persegi.
Posisi tersebut menunjukkan Indonesia memiliki jumlah danau yang cukup besar secara global, tetapi tetap jauh di bawah negara-negara di belahan bumi utara yang bentang alamnya banyak dibentuk oleh proses glasial.
Sebaliknya, banyak negara paling kering di dunia hanya memiliki sedikit danau permanen. Di sejumlah wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara, pasokan air lebih banyak bergantung pada air tanah, sungai, dan desalinasi dibandingkan danau.
(slm/slm)