Mutasi Polda Kaltara, Perwira kelahiran Tarakan jabat Kapolres Nunukan
Jumat, 31 Juli 2026 19:11 WIB
Kapolda Kaltara Irjen Pol Agus Wijayanto mengambil sumpah jabatan para pejabat dan Kapolres di lingkungan Polda Kaltara, di Gedung Rupatama Bharadaksa, Mapolda Kaltara, Jumat (31/7/2026). (ANTARA/HO-Bidhumas Polda Kaltara)
Tanjung Selor (ANTARA) - Gerbong mutasi di lingkungan Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali bergerak. Termasuk Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Nunukan yang turut berganti dan kini dijabat perwira menengah kelahiran Kota Tarakan, AKBP Ruslaeni.
“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” ujar Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltara Irjen Pol Agus Wijayanto saat memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) in Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran Polda Kaltara di Gedung Rupatama Bharadaksa, Mapolda Kaltara, Jumat.
Mutasi jabatan yang dilaksanakan, kata Kapolda Kaltara, merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta peningkatan kinerja institusi guna menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.
“Saya berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri, bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta terus memperkuat sinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kaltara,” pesannya.
Adapun pejabat Polda Kaltara yang melaksanakan sertijab yaitu Kombes Pol Robertus Bellarminus Herry Ananto Pratiknyo yang sebelumnya menjabat Karorena Polda Kaltara dan mendapat penugasan baru sebagai Karorena Polda Banten.
Jabatan Karorena Polda Kaltara selanjutnya diamanahkan kepada Kombes Pol Moh. Mukhson yang sebelumnya bertugas sebagai Perencana Anggaran Madya Tk. III Stamarena Polri.
Kemudian jabatan Direktur Lalu Lintas Polda Kaltara yang sebelumnya dijabat Kombes Pol Mohamad Syarhan yang akan menjabat sebagai Kapusdiklantas Lemdiklat Polri, kini diserahterimakan kepada Kombes Pol Jamal Alam.
Pada jajaran kewilayahan, AKBP Bonifasius Rumbewas yang sebelumnya menjabat Kapolres Nunukan , kini dipercaya menjabat Kapolres Tarakan menggantikan AKBP Erwin Syahputra Manik yang mendapat promosi sebagai Wadirreskrimum Polda Kaltara.
Sementara itu, jabatan Kapolres Nunukan yang ditinggal oleh AKBP Bonifasius Rumbewas kini diemban oleh AKBP Ruslaeni yang merupakan perwira menengah Polri kelahiran Kota Tarakan, Provinsi Kaltara.
Sedangkan untuk Kapolres Malinau, kini dijabat oleh AKBP M. Anton Satriadi yang menggantikan AKBP Imam Irawan yang mendapat tugas baru sebagai Wadirresnarkoba Polda Kaltara.
Jabatan lainnya yang diserahterimakan yaitu jabatan Kepala Pelayanan Markas (Kayanma) Polda Kaltara dari Kompol Sarwidodo yang akan memasuki masa purnatugas kepada Kompol Ma’at yang sebelumnya menjabat Kabag SDM Polresta Bulungan.
Rangkaian upacara sertijab ini diawali dengan pembacaan surat keputusan Kapolda Kaltara, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara sertijab, penandatanganan pakta integritas, hingga penyematan tanda jabatan kepada pejabat yang baru dilantik.
“Pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Namun, di dalamnya terdapat perjalanan pengabdian, kebersamaan, dan kenangan yang telah dibangun selama bertugas,” kata Irjen Pol Agus Wijayanto dalam rangkaian lanjutan sertijab, yaitu kenal pamit.
Kapolda Kaltara juga menyampaikan selamat kepada para pejabat yang mendapatkan amanah di tempat tugas yang baru dan mengucapkan selamat datang kepada pejabat yang baru bergabung di lingkungan Polda Kaltara.
“Saya berharap saudara segera menyesuaikan diri, membangun komunikasi yang baik, serta menghadirkan inovasi dan semangat baru dalam pelaksanaan tugas,” katanya.
Baca juga: Patroli Gabungan TNI-Polri dan Gaktib di Tempat Hiburan Malam di Bulungan
Baca juga: Polda Kaltara Gelar Kenal Pamit Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran
Pewarta : Agus Salam
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.