Jakarta -
Hingga kini masih banyak penggemar sepak bola yang belum move on dari kemeriahan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko. Kalau kali ini hanya sempat menjadi penonton dari layar kaca, mungkin empat tahun lagi bisa menyaksikan langsung Piala Dunia 2030, berapa budget-nya ya?
Dikutip dari ESPN, Rabu (22/7/2026), piala Dunia 2030 akan menjadi edisi yang spesial karena bertepatan dengan 100 tahun penyelenggaraan turnamen tersebut. FIFA pun menggelar agenda itu dengan cara yang tak biasa, dihelat di enam negara.
Ya, Piala Dunia 2030 dipusatkan di Spanyol, Portugal, dan Maroko sebagai tuan rumah utama. Sementara itu, Uruguay, Argentina, dan Paraguay mendapat kehormatan menggelar pertandingan pembuka sebagai bagian dari peringatan satu abad Piala Dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan tersebut disahkan FIFA dalam Kongres Luar Biasa pada 11 Desember 2024. Awalnya sempat muncul wacana untuk melibatkan Ukraina sebagai simbol solidaritas akibat dampak perang, tetapi kemudian Maroko dipilih sebagai bagian dari tuan rumah bersama. Langkah itu sekaligus menggabungkan dukungan dari Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) dan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
Uruguay dipercaya menjadi lokasi laga pembuka karena menjadi penyelenggara sekaligus juara Piala Dunia pertama pada 1930. Gelar bersejarah itu diraih di Stadion Centenario, Montevideo, yang hingga kini menjadi satu-satunya stadion yang mendapat predikat Monumen Bersejarah Sepak Bola Dunia dari FIFA sejak 1983.
Argentina dipilih sebagai penghormatan kepada finalis edisi perdana, sedangkan Paraguay menjadi representasi markas besar Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL).
Piala Dunia 2030 dijadwalkan berlangsung mulai 8 Juni hingga 21 Juli 2030, menjadikannya Piala Dunia dengan durasi terpanjang sepanjang sejarah.
Dikutip dari Reuters, meski negara tuan rumah sudah ditetapkan, hingga kini FIFA belum memutuskan stadion mana yang akan menggelar pertandingan pembuka maupun final. Keputusan tersebut masih dibahas bersama FIFA dan negara penyelenggara.
Persaingan mengerucut antara Stadion Santiago Bernabeu di Madrid dan Stadion Hassan II di Casablanca, Maroko. Keputusan final diperkirakan baru akan diumumkan setelah proses konsultasi selesai dalam beberapa tahun ke depan.
Peluang Spanyol menjadi tuan rumah laga final menguat setelah tim Matador sukses menjuarai Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 pada partai puncak. Presiden Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF), Rafael Louzan, menyatakan prestasi tersebut menjadi nilai tambah bagi Spanyol untuk meyakinkan FIFA memilih Santiago Bernabeu sebagai venue final.
Budget buat Nonton Langsung Piala Dunia 2030
Kalau mimpi menyaksikan langsung final Piala Dunia 2030 sudah mulai terbayang, berapa dana yang perlu disiapkan? Hitung-hitung dulu yuk buat persiapan terbang ke Amerika Selatan atau ke Eropa dan Maroko.
Bagi yang ingin merasakan nuansa perayaan 100 tahun Piala Dunia lebih lengkap, traveler bisa memulai dari Uruguay, Argentina, dan Paraguay. Namun, biaya perjalanan tentu akan jauh lebih besar.
Tiket pulang-pergi Jakarta-Buenos Aires atau Montevideo rata-rata berkisar Rp 30 juta hingga Rp 45 juta, sedangkan penerbangan menuju Asuncion, Paraguay, berkisar Rp 28 juta hingga Rp 40 juta, tergantung maskapai dan waktu pemesanan.
Sementara itu, buat traveler yang memiliki budget lebih terbatas, bisa langsung terbang ke Eropa. Jika memulai dari Spanyol, perjalanan ke Portugal bisa dicapai dengan kereta cepat atau penerbangan singkat. Maroko pun hanya dipisahkan Selat Gibraltar, dengan penerbangan Madrid-Casablanca sekitar 1,5 jam.
Untuk tiket pesawat, penerbangan pulang-pergi Jakarta-Madrid pada musim panas Eropa umumnya berada di kisaran Rp 15 juta hingga Rp 25 juta apabila dipesan jauh-jauh hari. Pada periode ramai seperti Piala Dunia, harga bisa naik menjadi lebih dari Rp 30 juta tergantung maskapai dan waktu pemesanan.
Sementara itu, harga hotel bervariasi. Hotel bintang tiga di Madrid umumnya berada di kisaran Rp 2 juta-Rp 3,5 juta per malam, sedangkan hotel bintang empat bisa mencapai Rp 3,5 juta-Rp 6 juta per malam. Penginapan seperti hostel atau apartemen sewa biasanya menawarkan tarif yang lebih murah jika dipesan lebih awal.
Untuk tiket pertandingan, FIFA belum membuka penjualan Piala Dunia 2030. Namun sebagai gambaran, harga tiket Piala Dunia 2026 dimulai sekitar USD 60 (sekitar Rp 980 ribu) untuk laga fase grup.
Tiket final kategori reguler dapat mencapai lebih dari USD 10.000 atau Rp 179 juta, sedangkan paket hospitality bahkan menyentuh sekitar USD 28.000 atau sekitar Rp 500 juta.
Soal tiket nonton ini dinilai kemahalan. FIFA menyatakan akan mengevaluasi kebijakan harga tiket setelah banyak kritik terhadap mahalnya tiket Piala Dunia 2026.
Buat traveler yang ingin menikmati beberapa pertandingan di Spanyol dengan nyaman, total biaya perjalanan-mulai dari tiket pesawat, hotel, tiket pertandingan, transportasi, hingga makan-bisa mencapai puluhan juta rupiah. Sejumlah perencana keuangan bahkan memperkirakan anggaran perjalanan Piala Dunia 2030 berada di kisaran Rp 55 juta hingga 85 juta untuk pengalaman standar dengan kurs saat ini.
Kalau mau merasakan langsung atmosfer Piala Dunia dari Amerika Selatan, budgetnya lebih tinggi tentunya.
"Piala Dunia 2030 itu spesial karena 100 tahun turnamen, digelar di tiga negara eksotik dan gila sepak bola, Spanyol, Portugal, dan Maroko. Pasti asyik tuh pengalamannya. Mumpung masih 4 tahun lagi, ayo nabung biar bisa nonton langsung di sana," kata Resha, salah satu fans timnas Spanyol yang punya pengalaman nonton Piala Dunia 2018 di Rusia.
Jadi, sudah siap nabung buat nonton langsung Piala Dunia 2030?
(fem/fem)