Bagikan:
JAKARTA - Sejumlah motif lama tenun Sumba mulai sulit ditemukan. Kondisi itu mendorong Kementerian Kebudayaan memperkuat pendokumentasian motif, koleksi kain bersejarah, serta pengetahuan para maestro penenun agar tidak ikut hilang.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon membahas upaya tersebut saat menerima perancang busana sekaligus penata artistik Asha Smara Darra di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Rabu, 12 Agustus.
Asha mengatakan pelestarian tenun Sumba melalui Umaratu Foundation selama ini melibatkan maestro penenun dan generasi muda. Salah satu yang sedang disiapkan adalah buku mengenai para maestro dan motif tenun Sumba.
Buku itu tidak hanya akan mencatat kain dan motif, tetapi juga perjalanan, pengetahuan, serta pengalaman para penenun.
Menurut Asha, dokumentasi semakin mendesak karena sebagian referensi motif lama mulai sulit ditemukan. Penelusuran perlu dilakukan melalui keluarga pemilik kain, komunitas, hingga kolektor untuk memastikan asal dan keakuratan motif.
BACA JUGA:
Fadli menilai koleksi kain Sumba bernilai sejarah, termasuk motif yang berkaitan dengan raja-raja di Sumba, perlu diidentifikasi dan dikelompokkan agar dapat menjadi sumber pengetahuan.
“Buku adalah cara untuk mengabadikan. Kita dapat membuat buku khusus Sumba Timur, termasuk koleksi khusus raja-raja, sehingga pengetahuan dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya dapat diwariskan kepada generasi berikutnya,” kata Fadli.
Kementerian Kebudayaan juga membuka peluang penggunaan program pendanaan kebudayaan, termasuk Dana IndonesiaRaya, untuk mendukung dokumentasi, produksi karya budaya, dan program yang melibatkan komunitas.
Dalam pertemuan tersebut turut dibahas pengembangan publikasi khusus mengenai Sumba Timur yang memuat koleksi kain serta sejarah para raja di wilayah itu.
Kementerian berharap pendokumentasian tidak hanya menyimpan bentuk fisik kain, tetapi juga pengetahuan di balik motif dan teknik pembuatannya yang selama ini diwariskan melalui para penenun.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+