Liputan6.com, Jakarta - Moscow City Tourism Committee bersama Kedutaan Besar Rusia di Indonesia menggelar roadshow pariwisata di Jakarta untuk memperkenalkan berbagai destinasi wisata Moskow sekaligus membuka peluang kerja sama dengan industri pariwisata Indonesia.
Moscow City Tourism Committee merupakan badan resmi Pemerintah Kota Moskow yang bertugas mengembangkan dan mempromosikan potensi pariwisata ibu kota Rusia tersebut ke pasar internasional.
Kegiatan ini mempertemukan 16 agen perjalanan dari Rusia dengan sejumlah pelaku industri pariwisata Indonesia dalam forum Business to Business (B2B). Pertemuan tersebut ditujukan untuk membuka peluang kerja sama dan pengembangan produk wisata antara kedua negara.
Kepala Direktorat untuk Asia, CIS, dan Amerika Latin, Maria Pasuginova, dalam presentasinya memperkenalkan sejumlah destinasi wisata di Moskow, informasi mengenai pengajuan e-visa, hingga fasilitas wisata ramah Muslim yang tersedia di kota tersebut.
"Moskow memiliki lebih dari 1.200 taman dan area hijau, lebih dari 23 ribu restoran dan bar, lebih dari 700 situs budaya, dan lebih dari 450 museum. Jadi, walau sudah mengunjungi banyak tempat di Moskow, selalu ada kesempatan untuk menemukan hal baru," ujar Maria, Selasa (1/9/2026).
Menurut Maria, Pemerintah Kota Moskow juga terus mengembangkan destinasi dan atraksi wisata baru untuk menarik lebih banyak wisatawan internasional.
Ia mengatakan jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Moskow menunjukkan tren peningkatan. Sepanjang 2025, sekitar 7.500 wisatawan asal Indonesia tercatat mengunjungi Moskow, meningkat 34 persen dibandingkan 2024.
Sementara itu, pada awal 2026 tercatat sekitar 3.600 perjalanan wisatawan Indonesia ke Moskow. Jumlah tersebut meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Moskow juga berupaya menarik lebih banyak wisatawan Muslim dari Indonesia dengan menyediakan berbagai fasilitas pendukung. Maria menyebut sejumlah restoran halal, masjid dan ruang ibadah, serta hotel dengan layanan yang memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim tersedia di kota tersebut.
"Kami sudah menyiapkan panduan ramah Muslim yang dapat membantu merancang trip ke Moskow," kata Maria.
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, berharap pertemuan antara pelaku industri pariwisata kedua negara dapat menghasilkan kerja sama konkret, termasuk pengembangan produk wisata baru dan perluasan pasar pariwisata Moskow di Indonesia.
Menurut Tolchenov, Kedutaan Besar Rusia di Jakarta siap mendukung upaya peningkatan kerja sama di bidang pariwisata sekaligus memperkuat hubungan antara Indonesia dan Rusia.
"Saya berharap kunjungan antara kedua negara ini bisa lebih membuat Indonesia dan Rusia memahami satu sama lain dan lebih memperkuat relasi pertemanan antara kedua negara," ujar Tolchenov.