Mont Blanc coffee: Apa itu, rasa, dan cara menikmatinya?

2026/08/12

Jakarta (ANTARA) - Bagi pencinta kopi, munculnya berbagai kreasi minuman baru tentu menjadi hal yang menarik untuk dinikmati atau sekadar dicoba. Selain menawarkan rasa berbeda, sejumlah minuman kopi juga memiliki tampilan yang unik sehingga mudah menarik perhatian di media sosial.

Salah satunya adalah Mont Blanc Coffee. Minuman ini hadir dengan tampilan sederhana tetapi cukup mencolok, yakni kopi hitam dingin yang diberi lapisan krim putih lembut di bagian atasnya.

Nama Mont Blanc sendiri terinspirasi dari Mont Blanc, gunung tertinggi di Pegunungan Alpen, serta dessert klasik Prancis bernama serupa yang memiliki tampilan menyerupai gunung bersalju.

Konsep tersebut kemudian diterapkan dalam minuman kopi. Lapisan putih di bagian atas dibuat menyerupai salju yang menutupi bagian puncak gunung, sementara kopi di bawahnya memberikan karakter yang lebih bold.

Apa itu Mont Blanc Coffee?

Mont Blanc Coffee pada dasarnya merupakan minuman kopi dingin yang terdiri dari dua elemen utama, yakni kopi dan snow top atau krim lembut di bagian atas.

Kopi yang digunakan bisa berupa espresso maupun cold brew. Beberapa kreasi juga menggunakan iced americano sebagai dasar minuman.

Bagian atasnya kemudian diberi krim dengan tekstur lembut dan cukup cair sehingga dapat mengalir perlahan ketika dituangkan. Berbeda dengan whipped cream yang cenderung kaku dan mampu mempertahankan bentuk, snow top pada Mont Blanc Coffee dibuat lebih lembut sehingga menyatu dengan kopi ketika diminum.

Perpaduan dua lapisan tersebut menjadi salah satu daya tarik utama minuman ini. Kopi memberikan rasa pahit dan bold, sedangkan krim di atasnya memberikan sensasi lembut dan sedikit manis.

Baca juga: Konsumsi kopi dapat bantu jaga kesehatan jantung

Daya tarik Mont Blanc Coffee tidak hanya terletak pada tampilannya. Perbedaan karakter antara kopi dan snow top membuat pengalaman minumnya cukup khas.

Ketika diminum, rasa kopi yang pahit dan kuat bertemu dengan tekstur krim yang lembut. Jika komposisinya tepat, krim dapat membantu membuat rasa kopi terasa lebih seimbang tanpa sepenuhnya menghilangkan karakter kopinya.

Beberapa kreasi Mont Blanc Coffee juga menggunakan tambahan seperti sirup vanilla atau madu untuk memberikan rasa manis. Ada pula yang menambahkan bubuk kakao atau parutan kulit jeruk sebagai pelengkap.

Tambahan tersebut bukan hanya berfungsi sebagai dekorasi. Aroma dan rasa yang dihasilkan dapat memberikan lapisan karakter baru pada minuman.

Jenis kopi yang digunakan sebagai dasar Mont Blanc Coffee dapat berbeda-beda.

Salah satu pilihan adalah iced americano. Kopi ini memberikan karakter yang lebih bersih, ringan, dan menyegarkan. Rasa kopi yang cukup kuat juga dapat menjadi penyeimbang bagi snow top yang creamy.

Pilihan lainnya adalah cold brew. Kopi yang dibuat melalui metode seduh dingin ini umumnya memiliki karakter yang lebih lembut dan dapat terasa lebih manis secara alami, dengan tingkat keasaman yang cenderung lebih rendah dibandingkan sejumlah metode penyeduhan panas.

Pilihan antara keduanya sebenarnya kembali kepada selera. Jika menyukai rasa kopi yang lebih clean dan segar, iced americano bisa menjadi pilihan. Sementara itu, cold brew cocok bagi yang menginginkan karakter kopi yang lebih smooth.

Baca juga: Kedai kopi hidupkan kembali kawasan Kota Tua di Shenyang, China

Apa yang membedakan Mont Blanc dengan kopi krim biasa?

Sekilas, Mont Blanc Coffee mungkin terlihat seperti kopi yang diberi tambahan whipped cream. Namun, terdapat perbedaan pada tekstur lapisan krimnya.

Snow top yang digunakan pada Mont Blanc Coffee umumnya memiliki tekstur lebih lembut dan mengalir. Krim tersebut tidak dibuat terlalu kaku sehingga dapat perlahan menyatu dengan kopi ketika diminum.

Tekstur ini penting karena menjadi bagian dari pengalaman menikmati Mont Blanc Coffee. Saat kopi dan krim bertemu, rasa pahit dari kopi dapat berpadu dengan rasa lembut dan manis dari lapisan atas.

Jadi, bukan hanya soal tampilan. Konsistensi snow top juga ikut menentukan karakter minuman.

Selain rasanya, tampilan menjadi salah satu alasan Mont Blanc Coffee menarik perhatian.

Kontras antara kopi berwarna gelap dan lapisan krim putih membuat minuman ini terlihat sederhana tetapi tetap estetik. Lapisan tersebut juga memberikan kesan seperti salju yang berada di atas gunung, sesuai dengan nama Mont Blanc.

Tidak heran jika minuman dengan tampilan seperti ini mudah menjadi pilihan bagi pencinta kopi yang gemar mencoba menu baru sekaligus membagikan pengalaman mereka di media sosial.

Namun, tren visual bukan berarti menjadi satu-satunya alasan untuk mencobanya. Pada akhirnya, rasa dan kualitas bahan tetap menjadi bagian penting dari sebuah minuman kopi.

Beberapa versi Mont Blanc Coffee menggunakan orange zest atau parutan kulit jeruk di bagian atas. Aroma segar dari kulit jeruk dapat memberikan kontras terhadap rasa creamy dari krim dan karakter pahit kopi.

Pilihan lainnya adalah bubuk kakao yang memberikan aroma dan rasa cokelat. Ada juga kreasi yang menambahkan vanilla atau madu untuk memberikan rasa manis yang lebih lembut.

Setiap kedai kopi bisa memiliki resep berbeda. Karena itu, Mont Blanc Coffee yang ditemukan di satu tempat belum tentu memiliki rasa yang sama dengan versi lainnya.

Baca juga: Minum kopi sebelum atau sesudah makan? Ini waktu terbaik

Cara menikmati Mont Blanc Coffee

Mont Blanc Coffee dapat dinikmati langsung dalam kondisi berlapis untuk merasakan perbedaan tekstur kopi dan snow top.

Namun, sebagian orang mungkin lebih menyukai mencampurkannya terlebih dahulu agar rasa kopi dan krim menjadi lebih merata.

Tidak ada aturan khusus mengenai cara menikmatinya. Jika ingin merasakan kontras antara kopi yang bold dan krim yang lembut, minuman dapat langsung diminum tanpa diaduk. Sementara itu, mengaduknya terlebih dahulu dapat menghasilkan rasa yang lebih menyatu.

Bagi yang sensitif terhadap kafein, perlu diperhatikan pula jenis dan jumlah kopi yang digunakan. Mont Blanc Coffee tetap merupakan minuman berbasis kopi sehingga kandungan kafeinnya dapat cukup berarti, tergantung jenis kopi, takaran, dan metode penyeduhan.

Mont Blanc Coffee, tren baru yang menarik dicoba

Mont Blanc Coffee menunjukkan bagaimana secangkir kopi dapat dikembangkan menjadi minuman yang tidak hanya mengandalkan rasa, tetapi juga tampilan dan pengalaman saat menikmatinya.

Perpaduan kopi hitam dingin dengan snow top yang lembut membuat minuman ini memiliki karakter yang berbeda dari kopi susu atau kopi krim biasa. Nama dan tampilannya yang terinspirasi dari gunung bersalju juga memberikan identitas tersendiri.

Meski sedang menjadi tren, tidak ada keharusan untuk mengikuti tren tersebut. Namun, bagi pencinta kopi yang ingin mencoba sesuatu yang berbeda, Mont Blanc Coffee bisa menjadi salah satu pilihan menarik.

Pada akhirnya, daya tarik minuman ini terletak pada perpaduan sederhana antara kopi yang bold, krim yang lembut, serta tampilan yang menyerupai salju di atas gunung. Dari satu gelas, konsumen bisa mendapatkan pengalaman rasa sekaligus visual yang cukup berbeda dari kopi sehari-hari.

Baca juga: Minum kopi setiap hari apakah aman? Ini batas kafein yang disarankan

Baca juga: Kopi Arabika vs Robusta: Ini perbedaan rasa, kafein, dan bijinya

Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.