MGPA fasilitasi promosi produk ekraf NTB di ajang MotoGP Indonesia

2026/08/22

"Ini bentuk komitmen kami, agar ajang MotoGP Indonesia bisa memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat,"

Lombok Tengah (ANTARA) - Mandalika Grand Prix Association (MGPA) melakukan penandatanganan kerja sama (MoU) official marchandise MotoGP Indonesia dengan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) guna mendukung promosi produk ekonomi kreatif lokal di ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika, 9-11 Oktober 2026 mendatang.

"Ini bentuk komitmen kami, agar ajang MotoGP Indonesia bisa memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat," kata Direktur Utama MGPA Ananda Mikola saat acara MoU marchandise MotoGP 2026 di Lombok Tengah, Sabtu.

Ia mengatakan kerjasama ini bukan hanya pada acara MotoGP Indonesia saja, tetapi untuk kegiatan yang lain dengan skala nasional dan internasional yang digelar di Sirkuit Mandalika.

"Kerjasama ini dilaksanakan selama 12 bulan," katanya.

Ia mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai strategi untuk bisa mendatangkan penonton yang lebih banyak sesuai dengan yang ditargetkan mencapai 145 ribu penonton.

"Semakin banyak penonton yang datang di Mandalika diharapkan bisa mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat termasuk pelaku ekonomi kreatif," katanya.

Oleh karena itu, ia berharap dukungan kepada semua pihak termasuk masyarakat untuk sama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan, sehingga mereka tetap mau datang ke Mandalika atau NTB umum.

"Ajang MotoGP Indonesia jangan dilihat hanya satu kali saja, tetapi menjadi magnet dalam memperkuat promosi pengembangan pariwisata di Mandalika," katanya.

Ia mengatakan pihaknya berharap produk-produk lokal yang dijadikan marchandise Itu bisa bersaing dengan produk luar negeri.

"Produk lokal ini diharapkan dapat bersaing dengan produk luar negeri, sehingga bisa memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat," katanya.

Sementara itu, Ketua DPW Gekrafs NTB Yeyen Seprian Rachmat mengatakan kerjasama ini dimulai sejak 2022 yang awalnya dengan ITDC dan dilakukan dengan MGPA 2026.

"Produk di NTB diharapkan bisa menjadi marchandise ternama sampai dengan kancah internasional dan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat," katanya.

Ia mengatakan pihaknya memiliki visi yang sama dengan MGPA bagaimana kegiatan skala internasional bisa memberi dampak positif bagi masyarakat lokal di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pihaknya selaku komunitas ekonomi kreatif menjadi satu kebanggaan bisa diberi kepercayaan untuk mengakses acara dalam skala internasional seperti ini ajang MotoGP Indonesia, dengan harapan produk lokal bisa tumbuh dan berkembang serta bisa meningkatkan kualitas produk.

"Untuk official marchendise ini pihak MGPA maupun Dorna menerapkan standar dengan kualitas yang tinggi, karena ini untuk kebutuhan tidak saja di lokal tetapi untuk internasional," katanya.

Produk lokal yang masuk di acara internasional itu di antaranya ikat kepala khas Lombok atau sapuk dengan motif batik sirkuit dan produk kerajinan rotan.

Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026