Merasa Dibatasi dan Harus Lewat Birokrasi, Ruben Onsu Ungkap Alasan Tak Bisa Asal Datang ke Rumah Sarwendah

2026/07/30

​AKURAT.CO Publik belakangan ini kerap mempertanyakan alasan Ruben Onsu yang tidak langsung mendatangi kediaman mantan istrinya, Sarwendah, saat dilanda rasa rindu kepada kedua buah hatinya, Thalia dan Thania.

Menjawab rasa penasaran netizen, pihak Ruben akhirnya angkat bicara dan membeberkan fakta di balik situasi tersebut.

​Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, terungkap bahwa akses pertemuan antara Ruben dan anak-anaknya ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan publik.

Baca Juga: Dituding Serahkan Aset Berutang ke Sarwendah, Kuasa Hukum Ruben Onsu: Itu Pilihan Dia Sendiri

Ruben mengaku harus melewati prosedur atau aturan internal yang cukup rumit.

​"Enggak begitu, enggak segampang yang dibilang oleh orang-orang itu. Ruben bilang, 'bang, aku kalau mau ketemu anak itu ada birokrasi,'" ujar Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2026).

​Minola menjelaskan bahwa setiap kali kliennya memiliki kesempatan untuk bertemu sang anak, momen tersebut kerap berada di bawah pengawasan pihak tertentu dan terkesan kaku. Kondisi ini dinilai memangkas ruang gerak Ruben sebagai seorang ayah kandung yang merindukan quality time secara intim dan leluasa bersama putri-putrinya.

​Isyarat kerenggangan ini bahkan sempat terlihat di muka umum, salah satunya saat acara kelulusan (graduation) balet anak mereka beberapa waktu lalu.

Momen yang seharusnya memperlihatkan kebersamaan keluarga justru menampilkan jarak di antara kedua orang tua tersebut.

​"Lihat saja misalnya ketika waktu ada graduation balet itu, duduknya saja sudah dipisah-pisah. Ruben hanya meluangkan waktu ketika bertemu anak-anak juga di dalam pengawasan," lanjut Minola.

Baca Juga: Kuasa Hukum Ruben Onsu Buka Suara Soal Isu Sarwendah Pindah Rumah: Jangan Main Retorika, Ingat Ada Tuhan

​Di tengah situasi ini, Minola menegaskan bahwa Ruben enggan memanfaatkan konflik keluarganya sebagai ajang pencitraan atau drama di media sosial.

Ia menolak melakukan aksi melodramatis, seperti membuat konten video di depan rumah demi meraih empati publik.

​"Ruben enggak mau hal-hal seperti itu (bikin video nunggu di depan rumah). Ada kan orang yang gitu, di depan rumah berdiri, divideoin biar kelihatan oh dia baik nunggu anaknya. Ruben enggak mau," tegasnya.

​Merasa berbagai pendekatan kekeluargaan dan komunikasi intensif telah menemui jalan buntu, presenter kondang ini akhirnya memutuskan untuk mengambil langkah hukum.

Ruben resmi mengajukan gugatan hak asuh anak guna memperoleh kejelasan legalitas dan pembagian waktu yang adil ke depannya.

​"Yakinlah semua hal pasti sudah dicoba oleh Ruben, dan Ruben mentok," tutup Minola.